Rabu, 23 Februari 2022

Natur-E Dukung Daya Tahan Tubuh Optimal Agar Tetap Nyaman Beraktivitas di Tengah Varian Omicron


Peran Suplemen Vitamin E Dari Bahan Alami Untuk Dukung Daya Tahan Tubuh Optimal

                 


Seperti yang kita ketahui, pandemi Covid- 19 yang sudah berlangsung selama dua tahun belakangan ini variannya terus bermutasi.

Varian Omicron yang merupakan mutasi terbaru dari Covid-19 kini merupakan salah satu jenis varian yang perlu diwaspadai (variant of concern) karena tingkat penularannya yang tinggi dan sedang menjadi perhatian masyarakat.

Walaupun saat ini telah kembali diberlakukan pembatasan aktivitas di beberapa sektor, namun secara umum aktifitas kegiatan dalam masyarakat terus berjalan, misalnya work from office dan Pembelajaran Tatap Muka di institusi Pendidikan yang masih berjalan sesuai dengan kebijakan dan ketentuan pemerintah yang berlaku dan dapat berubah sewaktu-waktu.  Tak dapat disangkal, hal ini menyebabkan kekhawatiran tersendiri bagi para orangtua khususnya para ibu karena pandemi COVID-19 belum juga usai, meskipun banyak warga yang telah divaksin.

Meski sudah mendapat kekebalan tetapi harus tetap waspada terhadap penularan penyakit yang diakibatkan dari virus SARS-CoV-2 ini.  Karena khasiat vaksin yang diterima oleh masyarakat tak selamanya dapat bertahan pada tingkat yang sama. Pasalnya, antibodi yang dimiliki setiap orang bervariasi dan akan menurun seiring waktu.
 
Pada dasarnya, tubuh manusia memiliki sistem imun untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit.

Di dalam tubuh sendiri, kita memiliki sistem kekebalan (imun) tubuh yang berfokus pada zat asing tertentu, yang dinamakan B-Cell dan T-Cell yang salah satu fungsinya adalah memproduksi antibodi.

Ada beberapa hal yang dapat melemahkan sistem imun atau daya tahan tubuh seseorang.  Gaya hidup yang kurang sehat, kurang asupan gizi dan lainnya menjadi hal yang menyebabkannya.  Padahal, sistem imun yang kuat dibutuhkan oleh tubuh untuk melawan berbagai virus.

Sayang sekali, ternyata masih banyak masyarakat yang menerapkan gaya hidup tidak sehat seperti kurang berolahraga serta tidak mengkonsumsi nutrisi seimbang yang diperlukan oleh tubuh sehingga tubuh menjadi rentan kekurangan vitamin, mineral, dan zat-zat lain yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.
 
Diskusi Virtual Natur-E

                

Diskusi Virtual Natur-E

Pada Rabu, 16 Februari 2022 via Zoom Meeting, Natur-e mengadakan acara
diskusi virtual dengan tema "Nyaman Beraktivitas di Tengah Varian Omicron"

Diskusi Virtual ini menghadirkan narasumber :

  • Nucha Bachri, Co-founder Parentalk
  • dr. Prasna Pramita SpPD, K-AI, MARS, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam
  • Widya Wulandari, Brand Manager Natur-e

                 

Narasumber diskusi Virtual Natur-E

Walaupun kini kegiatan masyarakat kembali dibatasi, namun aktivitas seperti pembelajaran tatap muka tetap berjalan. Sebagai Ibu dan Orangtua, tentu kita masih merasakan kekhawatiran ketika anak-anak tetap pergi ke sekolah dan beresiko tertular.

Apa yang perlu kita lakukan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan bagaimana peran suplemen, terutama vitamin E dalam mengoptimalkan kondisi kesehatan kita?

Dr. Prasna Pramita SpPD, K-AI, MARS, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, menjelaskan bahwa sistem kekebalan tubuh terhadap organisme berbahaya seperti bakteri dan virus, dikawal oleh sel yang disebut B-Cell dan T-Cell.

Fungsi B-Cell dan T-Cell yaitu:
✓ B-Cell berfungsi sangat penting sebagai garda penting memerangi patogen berbahaya yang akan masuk ke dalam tubuh, termasuk virus.
✓ T-Cell melakukan fungsinya sebagai sel yang memerangi sumber penyakit dalam jangka waktu yang lebih lama. T-Cell akan lebih lama mengingat dan mengenali patogen berbahaya. Namun keduanya sangat penting dalam pertahanan kekebalan tubuh kita.”
             

Dr. Prasna Pramita SpPD, K-AI, MARS, FINASIM

Lebih lanjut dr.Prasna menjelaskan bahwa
cara utama untuk melindungi diri dari penyakit adalah dengan memiliki daya tahan tubuh atau sistem imunitas yang kuat. Daya tahan tubuh atau sistem imunitas merupakan garda pertahanan pertama dari berbagai virus yang menyerang tubuh. Salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan menjalankan gaya hidup sehat seperti mengkonsumsi nutrisi seimbang.

Apabila asupan nutrisi kurang seimbang dalam mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh, mengonsumsi suplemen yang tepat bisa menjadi solusi dalam menjaga kondisi tubuh kita, dan juga sel-sel yang berperan menjaganya.

Dari beberapa penelitian, Vitamin E berperan penting dalam mengoptimalkan kondisi B-Cell dan T-Cell.
 
Suplemen Vitamin E Agar Tetap Nyaman Beraktivitas di Tengah Varian Omicron

Tubuh membutuhkan asupan suplemen salah satunya Vitamin E untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk memerangi bakteri dan virus yang datang.

Vitamin E juga membantu melebarkan saluran vena darah yang dapat menghindari risiko pengentalan serta dibutuhkan sel tubuh untuk berinteraksi satu sama lain dalam menjalankan fungsinya.

Salah satu suplemen Vitamin E yang dapat dijadikan pilihan adalah Natur-E, suplemen Vitamin E yang diproduksi dari bahan alami serta mengandung ekstrak biji bunga matahari dan antioksidan yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas di dalam tubuh.
                 

Natur-E

 
Yess, Natur-E adalah merek ternama yang dibuat dari bahan-bahan alami dan merupakan satu-satunya produk perawatan kulit yang berbasis Vitamin E. Vitamin E terbukti dapat merawat kulit dari luar dan dalam sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit.

Vitamin E memiliki efek antioksidan. Antioksidan bisa menjaga sel dan jaringan termasuk kulit dari efek radikal bebas. Selain vitamin E, beberapa produk Natur-E juga mengandung astaxanthin yang berasal dari ganggang merah dan likopen yang berasal dari tomat.

”Kami mengerti akan kekhawatiran masyarakat khususnya orangtua dan para ibu dengan situasi pandemi yang kian tak menentu. Dibuat dari bahan alami, Natur-E adalah suplemen vitamin E yang dibuat dari bahan alami seperti ekstrak biji bunga matahari serta bahan-bahan alami lainnya yang berfungsi sebagai antioksidan di antaranya astaxanthin dan glutathione. Kami berharap Natur-E dapat melengkapi asupan nutrisi harian yang dibutuhkan oleh keluarga Indonesia.” ( Widya Wulandari, Brand Manager Natur-E )
 
Natur-E menyediakan berbagai macam produk yang sesuai dengan kelompok usia, dimana mungkin saja di setiap rumah terdapat berbagai macam golongan usia, mulai dari Bapak, Ibu, Remaja, hingga mungkin Lansia.

                

Varian Natur-E

Natur-E memiliki empat varian yaitu :

  • Natur-E 100 (100 IU) yang dianjurkan untuk dikonsumsi kelompok usia di bawah 25 tahun
  • Natur-E 300 IU untuk usia 25 tahun ke atas, dan/atau yang memiliki gaya hidup sangat aktif dan banyak melakukan kegiatan di luar ruangan
  • Natur-E Advanced (100 IU + Astaxanthin): mengandung Vitamin E 100 IU, likopen 1,8 mg, dan astaxanthin 2 mg yang diperuntukkan bagi perempuan usia 35 tahun ke atas.
  • Natur-E White (20 IU and Glutathione) yang dapat membantu untuk memelihara kesehatan kulit yang cenderung kusam serta dapat dikonsumsi oleh kelompok usia mulai 20 tahun ke atas.
Untuk jenis suplemen dan produk perawatan tubuh topikal, kita pilih dengan bijak, karena kita harus memastikan bahwa merek yang dipilih nantinya telah melewati serangkaian tes yang menyeluruh dengan kualitas kontrol yang baik.

Kalian bisa mendapatkan produk Natur-E di official store Natur-E di marketplace kesayangan dengan potongan harga 10% (minimal pembelian Rp 30.000) dengan menyertakan kode "NATUSEHAT"

                 

Widya Wulandari, Brand Manager Natur-E 

"Suplemen selayaknya terbuat dari bahan alami yang aman serta halal untuk dikonsumsi” ( Widya Wulandari )
 

Selasa, 22 Februari 2022

IDN Media Meluncurkan ICE Sebagai Wadah Kolaborasi Tanpa Batas Brand dan Kreator

Seiring dengan berkembangnya teknologi, masyarakat Indonesia semakin cakap digital. Apalagi para Millennial dan Gen Z yang saat bangun pagi, pasti pada pegangin gadget masing-masing dan melihat notifikasi.

Millennial dan Gen Z lebih suka dengan sesuatu yang fun, beritanya juga bervariasi dan bawaannya juga harus kreatif agar tidak membosankan. IDN Media sebagai  platform untuk Millennial dan Gen Z di Indonesia, dengan lebih dari 70 juta Monthly Active Users (MAU) dengan Visinya mendemokratisasi informasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat.      

IDN Media  sebagai perusahaan media berbasis teknologi dan platform konten yang didirikan pada 8 Juni 2014 di Surabaya oleh Winston Utomo dan William Utomo telah berkembang dan mulai menjadi salah satu perusahaan media yang diperhitungkan di Indonesia. 


IDN Media Meluncurkan ICE, Platform Kreator Terbesar di Indonesia          

ICE Logo

IDN Media secara resmi meluncurkan ICE (Indonesia Creators Economy), pada 8 Februari 2022 sebagai platform kreator terdepan di Indonesia. ICE sebagai wadah kolaborasi antara brand dan kreator.

ICE yang sebelumnya bernama IDN Creator Network, memiliki visi untuk mendemokratisasi “creators economy” di Indonesia melalui teknologi.

IDN Media pertama kali memasuki industri kreator pada tahun 2017 dengan diluncurkannya IDN Creator Network. Selama perjalanannya, IDN Creator Network telah menjadi platform kreator terdepan di Indonesia, yang bekerjasama dengan 10.000+ kreator dan 300+ brand.

Sekarang, setelah mendapatkan investasi dari sebuah perusahaan teknologi ternama di Indonesia baru-baru ini, IDN Creator Network berevolusi menjadi ICE (Indonesia Creators Economy). 

Seperti yang diungkapkan oleh Winston Utomo selaku CEO IDN Media, bahwa ICE
siap untuk berkembang lebih pesat, berinvestasi lebih agresif, dan tumbuh lebih inovatif di industri kreator Indonesia. Selaras dengan visi IDN Media untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Lebih lanjut Winston Utomo mengungkapkan  bahwa ICE akan memberikan kontribusi positif yang masif bagi dunia kreator di Indonesia.


Tentang ICE

               

ICE (Indonesia Creators Economy)

ICE (Indonesia Creators Economy) adalah platform kreator terbesar di Indonesia, yang memiliki visi untuk mendemokratisasicreators economy” di Indonesia melalui teknologi. Platform ini menawarkan kolaborasi tanpa batas antara brand dan kreator.

ICE akan membangun platform kreator dan marketplace terbesar di Indonesia yang menawarkan kolaborasi antara brand dan kreator dengan sistem kerja yang lebih mudah dan efektif.


Produk ICE

Dengan sistem kerja yang lebih mudah dan efektif, ICE akan menawarkan sistem pembayaran dan produk finansial untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan. Di tahun pertama, ICE memiliki lima layanan yaitu:

  1. Content creator marketing
  2. Content creator trading
  3. Content creator representation
  4. Financial technology solutions
  5. Brand & product development

Winston Utomo, CEO IDN Media , mengatakan bahwa sangat gembira dengan peluncuran ICE (Indonesia Creators Economy) ini di ekosistem IDN Media.  Dan ICE merupakan platform kreator terdepan di Indonesia, dengan visi untuk mendemokratisasikan “creators economy” di Indonesia melalui teknologi.


Winston Utomo, CEO IDN Media (right) and William Utomo, COO IDN Media (left)

William Utomo, COO IDN Media ,
mengatakan bahwa ICE menawarkan kolaborasi tanpa batas antara brand dan kreator dengan sistem kerja yang lebih mudah dan efektif.  Juga platform revolusioner ICE akan mengubah cara kreator konten dan brand berkolaborasi.  Dan ini adalah komitmen untuk berkontribusi dan mengembangkan “creators economy” di Indonesia.

                

ICE Team

Didukung dengan tim yang berpengalaman, strategi pemasaran yang dirancang khusus, dan teknologi yang terdepan, ICE adalah rumah bagi para kreator yang memiliki kreativitas tanpa batas dan dampak yang luas.

ICE Sebagai Wadah Kolaborasi Tanpa Batas Brand dan Kreator

Sabtu, 12 Februari 2022

NIVEA Hijab Series: Semakin #YakinMelangkah Menyinari Dunia Dengan Skincare Tubuh Yang Tepat Untuk Hijaber

                 


Assalamualaikum,

Sebagai umat Muslim, berhijab adalah kewajiban untuk kami para Muslimah.  Jadi bukan hanya sekedar pilihan.  Mungkin bagi yang belum terbiasa akan merasakan panas dan lengket dibadan.  

Aku pun walau sudah lama berhijab  masih tetap merasakan panas lho. Apalagi dengan kondisi negara kita yaitu negara tropis dengan suhu dan kelembaban udara tinggi. Kepanasan, berkeringat serta bau badan tak sedap merupakan masalah yang kerap muncul saat beraktivitas sehari-hari. 

Tuh kan pasti yang kurasakan sama dengan hijabers lain yang sering kali mengenakan pakaian berlapis dan tertutup.

Bagian yang ketutup di tubuh kita bukan berarti nggak kita rawat yaa, walaupun berhijab kita juga perlu rawat bagian yang tertutup.

Malu nggak sih kalo punya ketiak yang hitam, nggak terawat dan bikin bau badan, juga bikin yang deket sama kita jadi kurang enak 

Oiya kalian tau nggak kalau ketiak hitam itu karena bakteri dan iritasi kulit ketiak makanya kita jangan sembarangan pilih deodoran yaa.

Skincare tubuh merupakan rangkaian produk perawatan tubuh untuk membuat kulit tetap sehat, lembut dan cerah. Kulit yang sehat merupakan dambaan setiap wanita. Karena itu penggunaan skincare tubuh sangat penting.

Merawat kulit tubuh tidak kalah penting dengan merawat kulit wajah. Beragam produk skincare tubuh beredar di pasaran dan dapat pilih sesuai kebutuhan kita.  Namun, sebagai hijaber, kita harus  cermat memilih skincare tubuh yang tepat agar kita semakin #YakinMelangkah menyinari dunia, lebih percaya diri dalam melangkahkan kaki untuk menggapai mimpi.

Sebagai salah satu perusahaan terkemuka di bidang perawatan kulit dengan pengalaman lebih dari 130 tahun, NIVEA selalu berupaya untuk memberikan perawatan kulit terbaik bagi para konsumen. 

Melihat perkembangan kebutuhan akan perawatan kulit di Indonesia, NIVEA pun terus berinovasi untuk dapat menjawab kebutuhan tersebut. 

Terinspirasi wanita berhijab Indonesia, pada tahun 2020, NIVEA mempersembahkan rangkaian produk terbaru, NIVEA Hijab Series yang terdiri dari NIVEA Hijab Fresh Deodorant dan NIVEA Hijab Cooling Body Serum yang diformulasikan secara khusus oleh para skin expert di laboratorium NIVEA untuk membantu menjawab kebutuhan kulit para hijaber. 

Selain inovasi produk, sejak tahun 2020, NIVEA juga menyelenggarakan kampanye #YakinMelangkah untuk mengajak para hijaber agar lebih percaya diri dalam melangkahkan kakinya menggapai mimpi.

Memahami bahwa situasi yang sulit diprediksi saat ini turut menghadirkan tantangan tersendiri bagi para hijabers, maka dalam rangka perayaan momen World Hijab Day 2022, NIVEA mengajak para hijabers untuk Semakin #YakinMelangkah Menyinari Dunia dengan menjadikan situasi ini sebagai kesempatan untuk lebih bersinar. 

                


Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah dengan melakukan self-care. Selain memenuhi kebutuhan jasmani seperti merawat kesehatan kulit dengan produk yang tepat bagi para hijabers, self-care juga mencakup memenuhi kebutuhan rohani seperti lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta serta berbuat kebaikan. Terlebih lagi, kebaikan sekecil apapun dapat menularkan kebaikan lain. NIVEA pun percaya bersama-sama kita dapat menjadikan dunia lebih baik dengan menyinarinya dengan kebaikan.


NIVEA Hijab Series Virtual Press Confrence

Pada Sabtu, 5 Februari 2022 lalu,  melalui Zoom,  NIVEA menggelar acara Virtual Press Conference, "NIVEA Hijab Series: Cermat Memilih Skincare Tubuh yang Tepat untuk Hijabers agar Semakin #YakinMelangkah Menyinari Dunia"

                  


Virtual Press Confrence yang dipandu oleh Putri Dwiandari (Ketua Umum Hijabers Community Official) ini dihadiri oleh Sabrina Diandra selaku Senior Brand Manager NIVEA Deodorant, dr Ika Anggraini, Sp. DV selaku dermatologis dan Hamidah Rachmayanti yang merupakan seorang HIjaber Influencer sekaligus Brand Ambassador NIVEA HIJAB. 

Sabrina Diandra selaku Senior Brand Manager NIVEA Hijab mengatakan bahwa sebagai ahli perawatan kulit, NIVEA percaya perawatan kulit tubuh dan ketiak merupakan salah satu perawatan tubuh yang paling mendasar dan sangat penting dalam meningkatkan rasa nyaman dan kepercayaan diri para hijaber. Karenanya NIVEA Hijab Series hadir dalam dua kategori yaitu Body Care (NIVEA Hijab Cooling Body Serum) dan Deodorant (NIVEA Hijab Fresh Deodorant yang terdiri dalam dua format: Spray dan Roll-On).


“Layaknya sinar cahaya yang dapat menyebar, NIVEA percaya bahwa kebaikan juga memiliki efek yang sama. Satu kebaikan dapat menularkan

 kebaikan lain."

Bertepatan dengan momen World Hijab Day tahun 2022 ini,  NIVEA mengajak para hijaber untuk Semakin #YakinMelangkah Menyinari Dunia dengan menjadikan situasi ini sebagai kesempatan untuk lebih bersinar

NIVEA ingin mengajak para hijaber untuk menghadapi situasi menantang yang membuat kita sulit merencanakan langkah kedepan, bahkan mungkin mulai ragu untuk terus melangkah ini dengan saling menguatkan sehingga bersama-sama kita dapat menyinari dunia dengan kebaikan. Agar dapat lebih percaya diri dalam melangkahkan kaki menyebar kebaikan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melakukan self-care.


dr Ika Anggraini, Sp.DV selaku dokter spesialis kulit yang mengatakan bahwa berdasarkan dari teman-teman Hijabers Community Official, didapatkan insight yang cukup menarik yaitu hijaber yang rutin menggunakan pelembap tubuh biasanya juga menggunakan deodoran. Sedangkan mereka yang rutin menggunakan deodoran, belum tentu menggunakan pelembap tubuh. 

                


Selain itu, masih ada hijaber yang mengaku hanya menggunakan deodoran saja dalam kesehariannya. Tak heran jika banyak diantara mereka yang mengalami kulit kering dan gatal.

Lebih lanjut dr. Ika menjelaskan pakaian tertutup dan berlapis dapat membuat keringat terperangkap di bawah pakaian sekaligus meningkatkan potensi gesekan dengan kulit, yang pada akhirnya dapat menyebabkan warna kulit lebih gelap, bau badan serta kulit menjadi kering, gatal dan mudah iritasi. 

                


Di tengah banyaknya produk perawatan tubuh yang ditawarkan bagi para hijaber, dr. Ika pun menyarankan agar para hijaber dapat lebih cermat dalam memilih produk yang tepat untuk merawat kulit tubuh & ketiaknya. Tak hanya melihat label halal saja, tetapi juga lebih memperhatikan bahan kandungan yang ada di dalam produk, diantaranya: pilih deodoran yang tidak mengandung alkohol serta memiliki formula extra care sehingga lembut di kulit dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit, serta pilih pelembap tubuh yang memiliki formula yang cepat meresap ke dalam kulit misalnya serum, sehingga tidak menimbulkan rasa lengket ataupun licin saat terkena air wudhu.

                 


Hamidah Rachmayanti yang merupakan seorang Hijaber Influencer sekaligus Brand Ambassador NIVEA Hijab Series mengatakan bahwa dirinya sama seperti hijaber lain yang juga mengalami kulit kering.  Juga termasuk orang yang aktif bergerak, warna kulitnya jadi tidak merata terutama setelah beraktivitas di luar rumah, dan saat sedang berkeringat, merasa khawatir akan bau badan.

Wanita yang akrab dipanggil Midah ini pun menuturkan bahwa saat mengalami permasalahan kulit, Ia merasa kurang nyaman dalam beraktivitas. Ia pun menyambut dengan hangat kehadiran dari NIVEA Hijab Series ini 

“Sekarang aku rutin menggunakan NIVEA Hijab Series dalam keseharian. NIVEA Hijab Fresh Deodorant memiliki manfaat dapat membuat ketiak-ku wangi dan segar sepanjang hari, sedangkan NIVEA Hijab Cooling Body Serum dapat membuat kulit tubuhku terasa lebih halus dan lembap terawat. Dalam merawat pemberian Sang Pencipta kita memang perlu istiqomah agar muncul rasa syukur,” tutur Midah.

Selain bentuk syukur, merawat diri khususnya kulit tubuh dan ketiak juga merupakan bentuk self-care yang menurut penelitian, jika rutin melakukan self-care dapat membuat kita lebih sehat, bahagia dan tangguh dalam menghadapi segala situasi. Memahami bahwa situasi serba sulit diprediksi saat ini turut menghadirkan tantangan tersendiri bagi kita semua, termasuk para hijaber.

Dalam melakukan self-care, hijaber perlu menyeimbangkan antara perawatan jasmani (fisik) dan rohani. Untuk perawatan fisik, salah satu yang dapat dilakukan adalah merawat kulit tubuh dan ketiak. Di tengah banyaknya produk perawatan tubuh yang ditawarkan bagi para hijaber.

NIVEA Hijab Series

Senantiasa berkomitmen dalam memenuhi kebutuhan para konsumen setianya, sebagai bagian dari NIVEA Hijab Series yang merupakan rangkaian produk pertama dari NIVEA yang diciptakan khusus untuk konsumen hijaber-nya, NIVEA Hijab Fresh Deodorant & NIVEA Hijab Cooling Body Serum hadir degan bahan kandungan yang bermanfaat bagi kulit, mengandung 0% alkohol sehingga lembut di kulit dan tidak menyebabkan iritasi, serta terjamin kehalalannya. 

Beberapa kelebihan lain dari NIVEA Hijab Fresh Deodorant & NIVEA Hijab Cooling Body Serum, diantaranya:

NIVEA Hijab Fresh Deodorant mengandung Vitamin C yang dapat mencerahkan kulit ketiak. Selain itu, diperkaya ekstrak Sakura yang membantu menjaga kesegaran sepanjang hari. Formulasinya juga memberikan proteksi selama 48 jam dari keringat berlebih dan bau badan.

NIVEA Hijab Cooling Body Serum mengandung Vitamin C dengan tingkat kemurnian 95% untuk membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit. Dilengkapi dengan UV Filter untuk melindungi kulit dari sinar UV dan diperkaya ekstrak lotus yang memiliki keharuman menenangkan. Dengan format serum yang teksturnya ringan dan cepat menyerap sehingga tidak menyebabkan lengket pada kulit. 

NIVEA Hijab Cooling Body Serum dilengkapi cooling technology yang merupakan perpaduan antara peppermint dan menthol, membantu memberikan sensasi segar dan menurunkan suhu kulit saat kita melakukan aktivitas di bawah terik matahari.

FYI, ternyata produk NIVEA Hijab Series ini hanya ada di Indonesia, lho! Keren banget kan!

Buat kalian para Hijaber, NIVEA Hijab Fresh Deodorant dan NIVEA Hijab Cooling Body Serum kini sudah bisa didapatkan di toko-toko terdekat serta e-commerce favorit dengan kisaran harga Rp. 22.400 untuk NIVEA Hijab Fresh Deodorant Roll-On 50ml dan Rp.39.900 untuk NIVEA Hijab Cooling Body Serum.

Sebagai bagian dari perayaan World Hijab Day tahun 2022 ini, secara khusus NIVEA juga menggelar inspirational online talk gratis bagi para hijaber di Indonesia dengan menghadirkan empat orang hijaber inspiratif yang akan membagikan kiat-kiat sesuai dengan bidang keahlian masing-masing, mereka adalah: 

1. Hamidah Rachmayanti dengan kelas #YakinMelangkah Berbagi Manfaat Melalui Bisnis dan Social Media.

2. Dianty Annisa dengan kelas #YakinMelangkah Lebih Produktif dan Mindful Lewat Journaling.

3. Annisa Steviani dengan kelas #YakinMelangkah Menjadi Pribadi Lebih Baik dengan Habit Keuangan yang Sehat.

4. Xaviera Putri Tips dengan kelas #YakinMelangkah Meraih Beasiswa Impian.

“Dengan semua inisiatif yang dihadirkan NIVEA ini, kami berharap  dapat membantu para hijaber dalam meningkatkan kepercayaan dirinya menghadapi setiap tantangan, alih-alih menghentikan langkah, kami harap para hijaber dapat Semakin #YakinMelangkah, menjadikan tantangan sebagai kesempatan untuk lebih berkembang dan bersinar dengan terus melakukan kebaikan yang bisa dilakukan, baik untuk diri sendiri maupun sekitar,” (Sabrina Diandra).


Yuk Hijaber Semakin #YakinMelangkah Menyinari Dunia dengan Skincare Tubuh yang Tepat! 


Wassalamu'alaikum




Rabu, 09 Februari 2022

Cegah Stunting Selalu Penting, Peringatan Hari Gizi Nasional Ke-62

            


Sebagai orang tua, rasa was-was sekaligus khawatir pasti ada saat  membaca berita ternyata banyak anak di Indonesia yang mengalami stunting. Meskipun itu bukan hal yang baru terjadi, tetap saja membuat kita khawatir. Bisa dipastikan, tak ada orangtua yang rela apalagi ingin melihat anaknya mengalami stunting.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi dibawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir, akan tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.

Beberapa penyebab stunting ialah Praktek pengasuhan yang kurang baik, termasuk kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan, serta setelah ibu melahirkan.

Hal ini tentu menjadi perhatian dari berbagai pihak.  Termasuk dalam Webinar Cegah Stunting Selalu Penting dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-62.

Cegah Stunting Selalu Penting, Peringatan Hari Gizi Nasional Ke-62

Setiap tanggal 25 Januari, masyarakat Indonesia memperingati Hari Gizi Nasional. Hari Gizi Nasional adalah sebuah momentum untuk membangkitkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya penerapan gizi seimbang guna kualitas kesehatan yang lebih baik. 

Pada Webinar Hari Gizi Nasional yang bertemakan 'Cegah Stunting Selalu Penting', dibuka oleh Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI Dr. Dhian Probhoyekti, SKM, MA dan dihadiri juga oleh Ketua Dewan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenkes RI, Ibu Ida Budi G Sadikin.

                  


Webinar Cegah Stunting Selalu Penting ini menghadirkan 3 narasumber, yaitu : Perwakilan dari UNICEF Indonesia, Unilever dan dari Tanoto Foundation.

Di Indonesia, survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menyebutkan prevalensi stunting sebesar 24,4%.  Riskesdas 2018 menyebutkan prevalensi obesitas pada Balita sebanyak 3,8% dan obesitas usia 18 tahun ke atas sebesar 21,8%.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, stunting adalah adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tak memadai. Gangguan ini menimbulkan masalah pada pertumbuhan yang menyebabkan tinggi badan sang anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari rata-rata teman-teman seusianya.

Masalah stunting bisa diatasi dengan melakukan berbagai cara pencegahan, salah satunya adalah dengan memenuhi ketercukupan gizi pada usia kehamilan. Pada masa menyusui, seorang ibu pun perlu memberikan asi eksklusif sampai bayi berusia enam bulan.

Selain itu, pemantauan kondisi gizi anak juga harus diperhatikan agar apabila terlihat tanda-tanda ketidaknormalan bisa langsung segera diatasi. Terakhir, kondisi kebersihan lingkungan tempat tinggal tak boleh luput dari perhatian. Lingkungan yang tidak sehat bisa menimbulkan penyakit yang dapat memicu masalah pada ketercukupan gizi anak.


Ninik Sukotjo - UNICEF Indonesia, Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Optimal untuk Cegah Stunting 

                


Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Optimal untuk Cegah Stunting.

Mengapa PMBA penting dalam 1000 HPK?

Data Global, Stunting meningkat secara cepat pada rentang usia 6–23 bulan. Data Indonesia, Stunting meningkat secara cepata pada rentang usia 6–23 bulan.

Kebutuhan Gizi anak usia 0-23 bulana sangat tinggi:

• Periode pertumbuhan pesat

• Pertumbuhan otak hingga 75% ukuran

otak dewasa

• Lebih dari 1 juta koneksi saraf dibentuk

setiap detik

• Berat badan meningkat 4x lipat

• Tinggi badan meningkat hingga 75%


Rekomendasi UNICEF & WHO: Standar Emas PMBA : 

• Inisiasi Menyusu Dini

• ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama

• Pemberian MP-ASI berkualitas pertama pada saat bayi usia 6 bulan

✓ Memperkenalkan MP-ASI terlalu dini meningkatkan risiko kontaminasi patogen dan mengganti

pemberian ASI dengan nilai gizi tinggi

✓ Memperkenalkan MP-ASI yang terlambat membuat bayi tidak mendapatkan zat gizi yang 

dibutuhkan untuk tumbuh kembang

• Terus menyusui hingga anak berusia dua tahun atau lebih dengan MP-ASI yang tepat dan berkualitas.

               


Penurunan Angka Menyusui Pada Masa Pandemi: Pembelajaran dari Global

1. Berbagai pendapat terkait keamanan menyusui.  Sejak awal, WHO/UNICEF menganjurkan IMD dan menyusui dengan melakukan prokes yang tepat.  Saat ini, semua telah sepakat bahwa IMD dan menyusui penting dilakukan/ diteruskan pada masa pandemi

2. Pesan yang tidak seragam (dan hoax) menyebabkan ketakutan pada orang tua sehingga mereka memutuskan untuk berhenti menyusui.

3. Minimnya konseling karena PPKM dan Social Distancing

4. Ibu dan nakes merasa teknik menyusui lebih mudah dipahami bila dilakukan secara tatap-muka, tidak secara virtual.

Pesan Kunci Dalam Mengatasi Stunting

                 


• Konsumsi makanan bergizi secara rutins (setiap kali makan).

• Perbanyak konsumsi buah dan sayur untuk meningkatkan imunitas.

• Hindari makanan tinggi Gula Garam Lemak (ultra-processed food).

• Aktivitas Fisik dan perbanyak minum air putih.

• Lakukan kegiatan menyenangkan  bersama keluarga (memasak bersama, berkebun bersama, dll)

Peran Unilever dalam Mengedukasi Masyarakat tentang Gizi Seimbang -Andriyani Wagianto (Nutrition and Health Manager Southeast Asia)


Untuk mentransformasi sistem pangan yang berkelanjutan, Unilever telah memperkuat kembali komitmennya dalam hal nutrisi : 

Tantangan Utama Pangan dan Gizi 
Indonesia

Food Production Malnutrition
• Masih belum optimalnya
diversifikasipangan (tingginya ketergantungan terhadap beras, dll)

Malnutrition
Triple burden of malnutrition
Stunting -> 24.4%
Wasting -> 10%
Overweight -> 21%
• Sampah makanan yang terbuang
pada 2000-2019 mencapai 48 juta
ton per tahun.

Food Loss dan Waste
Sampah makanan yang terbuang
pada 2000-2019 mencapai 48 juta
ton per tahun.
• Kerugian ekonomi akibat food 
loss & waste setara dengan 4% -
5% GDP nasional.

Inisiatif Unilever Indonesia Dalam Perbaikan Nutrisi dan Stunting 

1. Standar nutrisi internal
• 87% produk sudah selaras
dengan standar WHO.
2. Reformulasi Produk
• Pilihan kecap dengan 30% kurang gula
• Es krim yang khusus diformulasi secara
bertanggung jawab untuk anak, yang sudah
dibatasi kalori gula dan lemaknya.
• Jus buah dengan kandungan buah asli yang difortifikasi dengan vitamin C 100% kebutuhan harian.
• Pilihan bahan herbal seperti jahe kunyit dalam teh.
• Peluncuran produk sebagai alternatif daging yang berbasis nabati.
• Bumbu kaldu yang dibuat dengan garam beriodium.

Program Nutrimenu Indonesia,
Masak Lezat Sesuai Isi Piringku

                 

Program Nutrimenu merupakan inisiatif dari salah satu brand Unilever yang 
diluncurkan sejak 2019. Bekerjasama dengan mitra strategis, program 
Nutrimenu bertujuan untuk memberikan edukasi dan membangun kebiasaan keluarga Indonesia dalam memasak dan mengonsumsi makanan yang lezat dan bergizi seimbang sesuai panduan Kementerian Kesehatan “Isi 
Piringku.”

Isi Piringku disesuaikan dengan yang diperlukan oleh tubuh si Kecil yaitu :  2/3 makanan pokok, 1/3 lauk protein, dan 2/3 buah dan 2/3 sayur, serta segelas air putih dan juga segelas susu yang disukai si Kecil.

PENDEKATAN DESAIN BERBASIS
MASYARAKAT UNTUK PRAKTIK PMBA & 
PERKEMBANGAN AUD DI INDONESIA -  Tanoto Foundation

Temuan: Praktik-Praktik Saat Ini

ASI EKSKLUSIF
• Segera setelah bayi mulai mau makanan, 
ibu menganggap menyusui sebagai hal
yang sekunder (bukan utama) dan ASI  dianggap tidak bergizi.
• Ibu merasa bangga ketika bayi bisa makan
lebih awal dan dianggap sebagai
perkembangan yang positif.

PROTEIN HEWANI UNTUK MPASI
• Walaupun disaat makanan bersumber
hewani terjangkau dan tersedia (mis., telur
dan ikan) namun tetap tidak digunakan atau dibeli untuk MPASI.
• Ibu/pengasuh takut akan tulang kecil pada Ikan, oleh karena itu mereka tidak 
memberikannya pada bayi dan balita.

PORSI & MPASI KEMASAN
• Ibu kesulitan menghitung berapa
banyak jumlah makanan yang dimakan bayi setiap hari.
• Pemberian makan saat anak meminta dan tidak teratur.
• Ibu muda merasa lebih merasa aman dan
mudah jika memberikan makanan bayi kemasan karena diformulasikan untuk bayi dan jelas takarannya.

KUDAPAN UNTUK BAYI & BALITA
• Crackers, biscuit dan kue sering diberikan
pada bayi saat 6 bulan pertama. Kudapan
diberikan untuk menghindari tantrum 
atau rewel kala bayi memintanya.
• Kudapan dianggap sebagai alternative 
pilihan, orang tua percaya bahwa
kudapan membuat makan tidak begitu
membosankan karena pilihan makan yang sama sepanjang hari.

SUASANA MAKAN KELUARGA
• Pemberian makan pada anak sering
terburu –buru dan tidak menyenangkan
(memasukkan makanan saat anak
lengah).
• Ketika anak tidak mau makan, orang tua tidak melakukan usaha lebih
keras. 
• Orang tua tidakmengurangi gangguan
saat pemberian makan. Misalnya : 
menonton TV, main HP.

PENGASUHAN KEPADA ANAK
• Sudah menjadi norma, ibu merawat
anak sedangkan bapak kurang
berinteraksi dengan balita.
• Tidak tersedia mekanisme
pendukung agar  orang tua dapat
memberikan stimulus pada bayi
dan balita

PRAKTEK GIZI & LAYANAN IBU HAMIL
• Penyebab keguguran dikaitkan dengan makanan tabu (Nanas, durian, gurita).
• Ibu hamil banyak yang mengatakan mengkonsumsi ≤ 90 tablet, atau tidak sama
sekali.
• Bidan, dukun beranak, dan petugas kesehatan dipandang sebagai personel
pendukung kunci untuk kesehatan dan gizi
masyarakat.
• Sesi posyandu dianggap strategis mendukung kesadaran gizi di masyarakat

PERSEPSI AKAN STUNTING
• Terdapat kebingungan
tentang pengertian stunting. 
• Perhatian masyarakat pada stunting telah tumbuh baik positif maupun negative 
(stigma).
• Informasi contoh makanan sehat sering
tidak tersedia di desa atau terkadang mahal.  Hal ini membuat persepsi bahwa "makanan sehat" sulit didapat.

Kalimantan Selatan
- Memasukkan sayuran dan ikan ke dalam menu  makan anak-anak

Tantangan: Bagaimana caranya membuat anak umur 12-23 bulan
dapat makan sayur, buah dan ikan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif?
- Secara mandiri para ibu membuat buku resep dari resep
masakan mereka sendiri.
- Ibu akan mencoba resep dengan bayi mereka dan
mencatat apa yang terjadi di buku harian.
- Para kader akan melakukan kunjungan rumah untuk
mengetahui bagaimana keadaan para ibu — tidak untuk
mengevaluasi tetapi untuk mendukung.
- Para kader membentuk kelompok WhatsApp.

Hasil

• Para ibu mulai merubah praktek pemberian MPASI,  masak sayuran setidaknya lima kali seminggu.
• Anak mulai menyukai variasi menu makanan dengan sayuran.
• Walau setelah 3 bulan berlalu, ibu masih membeli sayuran dan memasak sayuran setidaknya 5 kali  seminggu.
• Kader memiliki “tujuan/tema” untuk melakukan kunjungan rumah oleh karena catatan tersebut.
• Kegiatan ini sekarang didanai oleh dana desa.
                  


Sulawesi Barat (pesisir)
Meningkatkan kunjungan ibu dan anak ke
posyandu.

NTT (pesisir) 
Menghidupkan kembali masakan sehat dan makanan keluarga yang menyenangkan.

Sumatera Barat
Mengganti junk food dengan camilan sehat.

Rekomendasi

✓ Pembelajaran dari pendekatan bottom-up diharapkan dapat membantu untuk
menginformasikan komunikasi perubahan perilaku strategi (SBCC) pemerintah
untuk pengurangan stunting.
✓ Studi ini membantu meningkatkan pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana menyediakan makanan tambahan yang berkualitas bagi bayi mulai 6-24 bulan. 
✓ Dibutuhkan penguatan kepada para kader untuk mempengaruhi perubahan perilaku di masyarakat.

Webinar #CegahStuntingSelaluPenting

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, gizi yang baik adalah fondasi penting bagi seorang anak untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.   Diperlukan upaya strategis untuk mengatasi masalah Stunting.  Upaya-upaya strategis itu memerlukan bantuan dari seluruh pihak, mulai dan dapat dilakukan melalui deteksi dini, seperti keluarga yang mulai rutin melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak di Posyandu.

“Artinya remaja sehat bergizi baik kemudian calon pengantin yang sehat dan bergizi baik merupakan langkah awal mencegah anak stunting,” ucap Budi Gunadi Sadikin.

Lebih lanjut  beliau menjelaskan, bahwa pencegahan stunting dimulai dari porsi isi piring dengan kandungan gizi seimbang, salah satunya untuk pembentukan kolagen bagi kebutuhan tulang rawan.

Tetapi secara umum kalau sudah makan 3 jenis lauk pauk setiap hari maka semua kebutuhan asam amino esensial untuk pembentukan kolagen sudah terpenuhi.
Kandungan gizi seimbang bisa didapatkan dari pangan yang banyak beredar di masyarakat. 

Untuk ibu hamil atau sebelum bayi lahir pangan yang dianjurkan setiap kali makan adalah ikan minimal 4 kali seminggu dengan porsi minimal 75 gr – 100 gr, 1-2 butir telur sehari, susu, pangan hewani, dan lauk pauk.

Guru Besar Ilmu Gizi FEMA IPB Prof Dr. Hardiansyah.

Pangan yang terbukti mencegah stunting setelah bayi lahir adalah ASI, berbagai MP ASI, telur setelah 1 tahun 1 butir sehari kalau setelah 6 bulan antara setengah sampai satu butir telur sehari, kemudian diberi susu pertumbuhan, pangan hewani, dan lauk pauk.

Pangan gizi seimbang berdasarkan Permenkes nomor 41 tahun 2014, antara lain ;


Bagi ibu hamil 

Pada makan pagi terdiri dari makanan pokok 1 porsi, lauk hewani 1/2 porsi, lauk nabati 1/2 porsi, sayur 1 porsi, buah 1 porsi, gula 1 porsi, lemak 1 porsi, dan air putih atau air mineral 2 porsi. Kemudian makanan selingan pagi yaitu makanan pokok 1/2 porsi, buah 1 porsi, dan air minum 1 porsi.

Untuk makan siang terdiri dari makanan pokok 1 porsi, lauk hewani 1/2 porsi, lauk nabati 1/2 porsi, sayur 2 porsi, buah 1 porsi, lemak 2 porsi, dan air putih 2 porsi. Untuk makanan selingan siang terdiri dari makanan pokok ½ porsi, gula 1 porsi, air putih 1 porsi.

Selanjutnya untuk makan malam terdiri dari makanan pokok 1 porsi, lauk hewani 1/2 porsi, lauk nabati 1/2 porsi, sayur 1 porsi, buah 1 porsi, lemak 1 porsi, susu 1 porsi, air minum 2 porsi.

1 porsi makanan pokok seperti nasi sebanyak 100 gr atau 1 piring sedang dan dapat diganti dengan ubi jalar kuning 1 buah ukuran sedang atau 135 gr.

Lauk hewani merupakan 1 porsi ikan pepes 45 gr atau 1 potong ukuran sedang. Lauk hewani bisa diganti dengan daging ayam 1 potong ukuran sedang 40 gr.

Lauk nabati bisa dengan 1 porsi tempe goreng 50 gr atau 1 potong ukuran sedang. Lauk nabati dapat diganti dengan tahu 2 potong ukuran sedang 100 gr.

Untuk sayuran bisa dengan 1 porsi sayur bayam 100 gr sebanyak 1 mangkok kecil atau dapat diganti dengan kacang panjang 1 gelas sayuran 100 gr.

Kebutuhan buah bisa dengan 1 porsi pisang ambon 50 gr atau 1 buah pisang ukuran sedang, dapat diganti dengan jeruk manis 1 buah ukuran sedang sebanyak 100 gr.

Selanjutnya untuk minuman terdiri dari 1 porsi susu atau air putih satu gelas 250 ml.           

Bagi bayi

Usia 0 – 24 bulan harus diberi ASI, bayi pada usia 6 – 9 bulan mulai diberi MP ASI berupa makanan lumat, pada usia 9 – 12 bulan diberi MPASI makanan lembek.Pada usia 12 – 24 bulan mulai diberi makanan keluarga.

Frekuensi makan bagi bayi per hari usia 6 – 9 bulan sebanyak 2 – 3 kali makanan lumat + 1 – 2 kali makanan selingan ditambah ASI. Jumlah setiap kali makan terdiri dari 2 – 3 sendok makan penuh setiap kali makan dan tingkatkan secara perlahan sampai setengah dari cangkir mangkok ukuran 250 ml tiap kali makan.

Pada usia 9 – 12 bulan diberi 3 – 4 kali makanan lembek + setengah kali makanan selingan ditambah ASI. Porsi makanan sebanyak setengah mangkuk ukuran 250 ml.

Selanjutnya untuk bayi usia 12 – 24 bulan sebanyak 3 – 4 kali makanan keluarga ditambah 1 – 2 kali makanan selingan plus ASI. Jumlah setiap kali makan sebanyak ¾ mangkuk ukuran 250 ml. 

                 


Apa Saja Faktor Yang Mempengaruhi Stunting?

Faktor berat badan ibu hamil dan bayi lahir mempengaruhi stunting

Calon ibu hendaknya melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum hamil dan rutin melakukan pemeriksaan saat hamil. Ibu hamil perlu perhatikan penambahan berat badan yang cukup. Saat bayi lahir ketika bertambah umur harus bertambah berat badan supaya pertambahan panjang atau tinggi badan bayi tidak mengalami gangguan.

Ketika bayi lahir yang harus diperhatikan ibu adalah berat badan bayi minimal di atas 2,5 kg dengan panjang badan di atas 47 cm. Seorang ibu juga wajib memberikan ASI eksklusif yaitu diberikan sampai 6 bulan, kalau tidak diberikan ASI eksklusif dan anak pernah diare berkali-kali itu sudah pertanda akan terjadi gangguan stunting kalau tidak segera diatasi.

Masalah Gizi : Obesitas

Untuk obesitas, pahami penyebab obesitas atau kegemukan. Obesitas bukan hanya disebabkan karena kurang aktivitas fisik dan makanan, tapi banyak penyebabnya. Kalau pada orang dewasa atau remaja obesitas bisa bisa karena stres yang menimbulkan inflamasi, inflamasi menimbulkan penumpukan lemak. Selain itu kurang tidur atau kelebihan tidur yang meningkatkan hormon ghrelin jadi pembawaannya lapar.


Upaya Pencegahan Stunting.

Dalam jangka panjang stunting dapat menimbulkan dampak pada gangguan metabolik yang meningkatkan risiko individu obesitas, diabetes, stroke, dan jantung.

Untuk itu perbaikan gizi lebih diarahkan pada gizi seimbang sebagai solusi menurunkan stunting dan mencegah angka obesitas naik. Gizi seimbang bermakna luas berlaku pada semua kelompok umur.

Penerapan gizi seimbang dilakukan dengan mengkonsumsi aneka ragam makanan, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, mempertahankan berat badan normal, dan melakukan aktivitas fisik di semua kelompok umur.

Intervensi cegah stunting fokus pada remaja dan 1000 hari pertama kehidupan.

Ada 6 intervensi yaitu :

1. Promosi dan konseling pemberian makan bayi dan anak (PMBA)

2. Promosi dan konseling menyusui

3. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak 

4. Pemberian suplemen tablet tambah darah (TTD) bagi ibu hamil dan remaja serta pemberian vitamin A 

5. Penanganan masalah gizi dan pemberian makanan tambahan 

6. Tatalaksana gizi buruk

Jadi peran ibu sangatlah penting dalam intervensi ini terutama menentukan makanan pada saat hamil dan pemberian gizi serta pola asuh pada anak setelah lahir.

Anak sebagai tunas bangsa diharapkan menjadi anak-anak Indonesia yang cerdas dan berbudi pekerti luhur penerus cita-cita perjuangan bangsa.  Agar tumbuh kembang anak optimal, orang tua juga harus dibekali dengan pengetahuan mengenai gizi anak dan keluarga.  Asupan gizi yang tepata bagi anak merupakan penentu masa depan, apakah anak akan menjadi generasi yang produktif atau menjadi generasi dengan beban berbagai penyakit.

Yuk, Cegah Stunting Sejak Dini! 

Cegah Stunting Selalu Penting!