Sabtu, 25 Juli 2020

Perjalanan Hidup Berdamai Dengan Kista Indung Telur



                       


Perjalanan hidup setiap orang pasti berbeda beda. Ada yang sehat , ada yang sakit. Demikian pun aku yang mempunyai sakit kista indung telur dari sejak gadis dulu. Dan aku mencoba berdamai dengan penyakit ini.

Namaku Meilia Wuryantati, yang berarti anak perempuan terakhir yang lahir di bulan Mei. Yess aku memang lahir dibulan Mei, Tepatnya 27 Mei 1979 di Kebumen- Jawa Tengah.  Wuih udah tua yak heheheGa terasa udah  memasuki usia 41 tahun alhamdulillah.  Putraku ada 2, Rayhaan dan Naufal.

Aku seorang sarjana lulusan hukum di Universitas Soedirman ( Unsoed) tahun 2006 dan ini kuperoleh dengan perjuangan yang berat.  Kenapa? Karena saat semester akhir dan menyusun skripsi kulalui saat hamil anak pertama.

Ya aku menikah dengan suamiku Hendro Sukresno saat masih kuliah.  Tapi bukan nikah muda lho! karena sebelumnya aku sudah lulus D3 dari STIE Kerjasama Yogyakarta tahun 2000 ( sayangnya kampus tercintaku luluh lantak terkena gempa Jogja tahun 2006). 

Nah tahun 2001 aku daftar ke Unsoed kelas extention karena saat itu aku nyambi kerja di sebuah sekolah SMP Negeri bagian administrasi.

Tahun 2003 cuti kuliah karena daftar PNS di Departemen Pertahanan ( saat itu, namun gagal di tes terakhir). 

September 2004 menikah karena ortu mau berangkat haji biar mereka tenang beribadah. Tahun 2005 aku lanjut kuliah seperti yang kuceritakan diawal.  Susahnya kuliah sambil hamil, belum kalo kelasnya dilantai atas.

Beruntung dosen dan teman-teman sangat membantu.  Waktu sebelum sidang skripsi aku melahirkan anak pertama di bulan Juli 2005.  Alhasil baru lahiran 10 hari aku mesti balik ke kampus mengejar deadline sidang skripsi. 

Sempat mengalami turun rahim karena kecapekan.  Alhamdulillah bulan maret 2006 aku resmi diwisuda.  Sungguh perjuangan yang sangat melelahkan.

Kalo mengenai karier,  aku sempat memulai lagi dari bawah sebagai staff adm keuangan hingga terakhir tahun 2010 mencapai Kepala Divisi.  Namun apa daya aku diberi pilihan sama suami,  karier atau anak.  Karena saat itu anak keduaku sangat membutuhkan kehadiranku.

Akhirnya dengan berat hati kupilih resign dan fokus dengan anak dan keluarga.  Awalnya sangaaat berat, namun akhirnya bisa kulewati.  Aku menyibukkan diri dengan ikut kuis-kuis yang sekarang istilahnya KUTER ( Kuis Hunter) hihihi lucu banget deh, banting stir.  Tapi seneng banyak temen, banyak hadiah gratis pula.

Kini aku adalah seorang ibu rumah tangga dengan 2 putra, kelas 1 SMA dan 6 SD.  Namun aku bahagia dengan hidupku saat ini.  Suami dan anak-anak yang sholeh aamiin.

                       
Keluargku, aku sudah berdamai dengan kista indung telur


Cerita  mendapatkan 2 putra dimulai dari sini.  Betapa bersyukurnya aku bisa dianugerahi putra- putra  yang sekarang sudah beranjak remaja.

Sewaktu aku masih gadis, usia 22 tahun, aku divonis menderita penyakit kista indung telur sebelah kiri.  Tidak ada gejala yang kurasakan. Semua terasa wajar. Hanya saat menstruasi terasa sakit sekali. Tapi kuabaikan. Kupikir yah wajar saja.

Tiap wanita memiliki dua indung telur (ovarium), satu di bagian kanan dan satu lagi di sebelah kiri rahim. Ovarium yang berukuran sebesar biji kenari ini merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita.

Ovarium berfungsi menghasilkan sel telur tiap bulan (mulai dari masa pubertas hingga menopause), serta memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Fungsi ovarium terkadang dapat terganggu, kista termasuk jenis gangguan yang sering terjadi.

Iseng saat kakak ku melakukan check up kandungan, aku ikut USG. Dan ternyata terdapat kista sebesar telur ayam di indung telur sebelah kiri.

                         
Ovarium ( indung telur )


Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang tumbuh pada indung telur (ovarium) wanita. Kista ini biasanya muncul selama masa subur atau selama wanita mengalami menstruasi.

Kista ini biasanya  akan hilang sendiri tanpa pengobatan. Kista baru menimbulkan masalah jika tidak kunjung menghilang atau justru makin membesar.

Nah saat itu dokter memberikan opsi, mau operasi atau dengan pengobatan alternatif.  Bapakku waktu itu mengambil jalan alternatif dengan obat-obatan China.

Ternyata setelah sebulan, aku cek USG lagi, malah kista nya membesar menjadi sebesar kepalan tangan.

Terbentuknya kista ovarium tergantung dari berbagai faktor. Bisa terkait dengan siklus menstruasi maupun akibat ada pertumbuhan sel yang tidak normal. Walaupun terdapat pertumbuhan sel yang abnormal, biasanya kista ovarium bersifat jinak.

Namun rasa takut akan operasi, dan bayangan bagaimana nanti bisa punya anak atau tidak saat susah berkeluarga, menjadikanaku maju mundur untuk operasi.

Akhirnya setelah mengalami kejang - kejang, mau tidak mau aku dilarikan ke Rumah Sakit dan saat itu juga aku mendapatkan jadwal untuk operasi. Waktu itu  tahun 2001 di Rumah Sakit Ibu dan Anak Dewi Queen, Kebumen dengan dr. Kamalluddin.

Pasrah dan berdoa semoga operasi berjalan dengan  lancar. Sudah tidak berpikir nanti akan bisa punya anak atau tidak. Kuasa Alloh.  Dia yang memberi penyakit, Dia juga yang akan menyembuhkan.

Owh iya waktu ikut aku sudah punya tunangan ( Alhamdulillah suami sampai sekarang ).  Dan Calon suami selalu mendukung apapun keadaanku nanti. Mau punya anak atau tidak, semua diserahkan kepada Alloh SWT.

Operasi berjalan lancar, indung telur sebelah kiri diangkat. Jadi aku hanya memiliki 1 indung telur sebelah kanan.

Waktu berjalan, tahun 2004 aku menikah dan Alhamdulillah tidak menunggu lama aku dikarunia buah hati, lahir  anak pertama pada 3 Juli  2005.

Terbukti Kuasa Alloh Yang Maha Menentukan.  Hanya dengan satu indung telur pun tidak menunggu lama aku bisa memiliki anak.

Tahun 2008 kembali dikasih ujian lagi.  Indung telur sebelah kananku infeksi. Namun setelah dilakukan terapi sebanyak 8x, Alhamdulillah bisa normal lagi. 

Namun sebulan kemudian aku terkena usus buntu dan dioperasi.  Dan pada bulan berikutnya Alhamdulillah dinyatakan hamil anak kedua.

Masya Alloh sungguh besar Kuasa-Mu , betapa mudahnya Alloh memberikan aku anak yang awalnya ketakutan dan mustahil dengan satu indung telur. Namun lagi-lagi kepasrahan dan keyakinan membuat semua terkabulkan.

Namun lagi-lagi  ujian harus kujalani, penyakit kista indung telur  ada lagi.  Padahal aku sudah menjalani pola hidup sehat dan menghindari hal-hal yang bisa menyebabkan kista.

Takdirlah yang berkuasa.  Setelah bertahun-bertahun kulewati dan mengira sudah sembuh total, ternyata masih ada lagi penyakit kista indung telur ini. 

Aku sekarang hanya bisa pasrah, berdoa dan terus berusaha untuk berdamai dengan kista indung telur ini.  Opsi nya ya harus segera operasi.

Sambil nulis ini pun aku sambil berbaring di tempat tidur karena sakit ini.  Tapi aku percaya akan kuasa Alloh SWT, dan aku yakin bisa sembuh dan bisa merawat serta membesarkan anak-anakku hingga mereka sukses kelak Aamiin 🤗

Betapa nikmat sehat adalah karunia terbesar yang kadang kita abaikan. Kesehatan adalah rejeki yang tidak terhingga.

Semoga kita semua tetap selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.



Sabtu, 18 Juli 2020

Membuat Tempat Hiasan Dinding Dari Kayu Bekas Packing



                         


Halo Dears..

Trend belanja online saat ini sedang marak. Bukan tanpa alasan.  Semenjak Pandemi, sudah 4 bulan ini, aktivitas kita terbatas.

Hampir semua masyarakat Indonesia yang bekerja, sekolah bahkan kuliah pun semua harus dilakukan dari rumah alias Work From Home (WFH). Kita pun harus menerapkan social and physical disctancing, cuci tangan setiap hari, dan tidak boleh keluar rumah jika memang tidak terlalu penting.

Begitupun dengan belanja barang-barang kebutuhan.  Yang biasanya kita bisa keluar rumah untuk berbelanja ke pasar tradisional, ataupun Mall .  Kondisi sekarang ini terbatas  keluar rumah untuk hal-hal yang perting dan urgent.

Inilah yang dibuat aku terutama, berbelanja lewat online.  Barang-barang kebutuhan rumah tangga bisa dengan mudah kita peroleh. Tinggal ambil smartphone, buka marketplace, pilih-pilih, bayar, barang sampai dirumah kita.

Untuk barang-barang yang rawan pecah atau bocor ditengah perjalanan pengiriman, setiap  jasa pengiriman biasanya menggunakan packing kayu.

Aku bebarapa kali membeli barang pecah belah, juga yang berbahan cair, pengiriman menggunakan packing kayu.

Alhasil banyak kayu-kayu bekas packing yang menumpuk dirumah nih.  Sayang banget malah jadi tumpukan berdebu dan sarang nyamuk.

Akhirnya nih aku dan anakku ada ide memanfaatkan kayu bekas packing untuk jadi hiasan dinding yang menarik. Bisa buat background foto-foto lho!

Membuat Tempat Hiasan Dinding Dari Kayu Bekas Packing

                       

kayu bekas packing


Bahan-bahan :
• Kayu bekas packing
• Tali
• Paku
• Gergaji
• Cat / pelitur
• Kuas Cat

Cara membuat :

Pilih kayu packing yang masih bagus. Ukur dan gergaji sesuai kebutuhan yang diinginkan. Kemudian satukan dengan paku. 

                       
kayu yang sudah disatukan dengan paku


Lalu cat kayu dengan cat atau pelitur agar terlihat lebih bagus.  Namun untuk kali ini aku sengaja tidak mengecatnya agar terlihat lebih alami dan terkesan vintage

Untuk kalian yang ingin mengecatnya terlebih dahulu.  Jangan lupa diamkan sampai benar- benar cat atau pelitur kering yah.  Jangan sampai masih basah udah diikat tali. Nanti yang ada malah belepotan cat deh hehehehe.

Setelah mendapatkan 2-3 ukuran kayu, sesuaikan juga dengan keinginan , ada berapa tingkat yang ingin kita buat. Ikat kayu pertama dengan tali, lakukan sama dengan potongan kayu kedua dan ketiga. 

Pasang paku di dinding, kemudian gantungkan kayu yang sudah kita ikat dengan tali.

Owh iya, untuk tali nya, pilih yang kuat yah, bisa dengan tali apa aja sih. Bisa yang berbahan plastik  untuk tali jemuran. Kalau aku memanfaatkan yang ada dirumah aja nih. Aku menggunakan tali tipis yang di double agar lebih kuat.

                     
tali


Jadi deh tempat hiasan dinding nya.  Kalian bisa taruh pot-pot kecil, foto-foto ataupun pernak pernik lainnya yang dipunya. Jadi lebih terlihat rapi bukan?

Pernak pernik , barang kecil-kecil yang biasanya cuma numpuk dikeranjang atau malah berserakan,  sekarang bisa diletakkan ditempat yang lebih baik.  Lebih enak dilihat , malah bisa buat background foto-foto. Upload di medsos, makin kece deh.

                       
tempat hiasan dinding dari kayu bekas packing


Nah Dears, ini bisa jadi peluang usaha juga lho! Kalian bisa menerima pesanan secara custom dari temen-temen. Setelah lihat foto yang di upload di medsos, bukan tidak mungkin mereka malah penasaran dengan background hiasan dinding yang kita punya ini.

Tuh kan, jika sudah menarik minat temen-temen, mereka pesan, jadiin deh  untuk menambah pundi-pundi keuangan  kita.

Di kondisi Pandemi dimana ekonomi pun ikut lesu, kita harus pintar membuat peluang yah dears . B dari hal yang sederhana dan terlihat tidak bermanfaat, dengan sedikit usaha, bisa dijadikan barang yang lebih bermanfaat untuk kita, juga berharap bisa untuk orang lain.

Bagaimana Dears? Udah mau mencobanya dirumah? Yuk manfaatkan barang-barang bekas.  Ikut menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.  Dengan itu, kesehatan kita pun ikut terjaga aamiin.

Sampai jumpa di kesempatan lainnya ya Dears.

Terima kasih

3 Cemilan Anak Yang Mudah Membuatnya Di Rumah


                       


Menjalani masa transisi new normal saat ini bagi anak-anak bukanlah hal yang mudah. Sudah kita ketahui dan alami bersama bahwa wabah Covid-19 yang sudah lama terjadi di Indonesia sekitar 4 bulan ini. Bagaimana yang Moms rasakan? 

Aku sendiri sudah  jenuh dan bingung untuk mencari kegiatan atau aktivitas yang menyenangkan dan bisa sekaligus menstimulasi untuk anak.

Penting banget juga untuk Moms bisa  memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai dengan pedoman gizi seimbang.  Agar anak sehat dan kuat di masa Pandemi sekarang ini.

Beberapa waktu lalu , aku mengikuti Kulwap bersama dr. Juwalita Surapsari, MGizi SpGK, bahwa untuk menjaga daya tahan tubuh anak, selain pemberian makanan dengan gizi seimbang, kita bisa memberikan suplementasi vitamin dan mineral atau makanan tambahan seperti susu.

Mengonsumsi multivitamin dapat membantu menjaga daya tahan tubuh terhadap penyakit, asalkan diminum sesuai dosis atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Terkait dengan pemberian makanan yang bergizi untuk anak, tidak lepas dari cemilan atau jajanan.  Anak-anak suka banget. Namuan jajanan anak-anak yang begitu banyak, pasti bikin khawatir kita.  Nah solusinya kita bisa membuatnya sendiri lho Moms.

Cemilan anak yang mudah membuat nya dirumah dan pastinya sehat untuk anak. Nah aku ada 3 referensi cemilan anak yang enak nih Moms.  Ada nugget pisang , sempol ayam dan puding.  Dengan toping-toping yang lucu dan warna-warni, menarik minat anak buat memakannya.
Simak yuks!!

                       
nugget pisang


NUGGET PISANG 

Bahan-bahan:
• 10 buah pisang raja yang matang.
• 4 sendok makan susu kental manis.
• 6 sendok makan terigu.
• 1/2 sendok teh garam.
• 6 sendok makan gula pasir.
• 2 butir telur yang dikocok lepas.

Untuk Bahan Pelapis :
• 150 gram tepung terigu.
• 200 cc air .
• 500 gram tepung roti.

Topping : sesuai selera,
• keju , diparut.
• coklat , diparut.

Cara Membuat :
• Pisang raja dihancurkan dengan menggunakan garpu sampai halus.
• Campur dengan susu, tepung terigu, garam, gula, telur, kemudian aduk hingga tercampur rata.
• Siapkan panci kukusan yang telah diisi air, panaskanm
• Masukkan adonan kedalam cetakan.
• Kukus kurang lebih 20 menit.
• Setelan matang kemudian angkat lalu tiriskan.
• Potong-potong sesuai selera.
• Campurkan  tepung terigu dengan air agak kental.
• Masukkan potongan nugget pisang kedalam adonan terigu, kemudian gulingkan/ masukkan  ke tepung roti.
• Lakukan hal ini berulang sampai adonan habis.
• Goreng dengan menggunakan minyak panas, api sedang,  goreng sampai nugget pisang berwarna kuning
• Angkat, lalu tiriskan.
• Hias dengan topping sesuai selera.

Taraaa.. jadilah Nugget Pisang. 
Banyak kandungan manfaat yang bisa didapat  nugget pisang ini Moms.

Seperti kita ketahui, mengkonsumsi pisang raja bisa menguatkan sistem imun, menguatkan tulang, menurunkan hipertensi dan menyehatkan mata.

Gimana Moms? Mau coba buat sendiri dirumah?

Nah selanjutnya nih yang kedua adalah Sempol Ayam

                       
Sempol ayam


Bahan :
250 gr ayam giling
√ 1 btr telur
√ 100 gr sagu
√ 1 - 1,5 sdt garam halus
√ 1/4 sdt mrica bubuk
√ 1/4 sdt kaldu bubuk
√ 1/2 sdt gula pasir

Bumbu :
√ 3 siung bawang putih
√ 2 sdm bawang goreng

Pelengkap:
√ 1 wortel parut dg parutan keju
√ 1 btng daun bawang iris halus

Pencelup :
√ 1 butir telur
√ 1 sdm air
√ 1 sdm maizena
√ Minyak goreng secukup nya
√ Tusukan sate

Cara buat :
√ Haluskan bawang putih dan bawang merah goreng, campurkan ke ayam giling aduk rata.
√ Tambahkan garam, lada, gula,  kaldu bubuk, lalu aduk rata.
√ Tambahkan telur kocok lepas aduk rata
√ Tambahkan wortel daun bawang aduk rata
√ Didih kan air dalam panci
√ Olesi tangan dengan minyak goreng, ambil adonan, pipihkan, tusuk dg tusukan sate, rebus dlm air mendidih sampai mengapung kurang lebih 10 menit.  Kemudian angkat dan  dinginkan.
√ Kocok telur tambahkan air maizena
√ Celupkan sempol goreng dlm minyak panas, setelah setengah matang angkat,  celupkan lagi ke kocokan telur goreng sampai matang.

Note : pencelupan 2x supaya hasil kremesannya lebih tebal.
Bisa juga sempol pake tusuk setelah digoreng. Bahan pencelup bisa juga hanya dengan telur  yang dikocok lepas.

Sempol ayam ini, selain enak dan bergizi juga pastinya banyak sekali manfaat nya. Mengkonsumsi ayam bisa mencegah pengeroposan tulang, anti depresan alami, baik untuk jantung, kaya akan fosfor. Dan banyak lagi manfaat lainnya.

Variasi dalam mengolah ayam menjadi cemilan anak yang enak, membuat anak lahap memakannya. Moms pasti bahagia kalau anak kita sehat dan aktif.

Selanjutnya nih Moms aku ada resep lagi, yaitu Puding. Mungkin terlihat sepele dalam mengolah puding ini. Namun variasi toping yang cantik dan menarik bisa menjadi daya tarik sendiri bagi anak-anak untuk lahap makannya.

Kali ini aku membuat Puding Silky.

Puding Silky 

                       
variasi puding

                   
Bahan :
- 1 bks agar -agar  putih
- 1 bks nutrijel coklat besar
- 3 sachet milo
- 2 sdm maizena
- 12 sdm gula pasir
- 1 kaleng SKM putih
- 2200 ml air

Cara buat :
- Campur semua bahan kecuali air, lalu aduk rata.
- Tambahkan air, masak hingga mendidih.
- Tunggu uap hilang masukan ke cetakan.
- Setelah dingin beri toping seperti parutan keju/mesis/oreo.

Nah ini Moms, seperti yang kubilang, variasi toping seperti parutan keju, mesis atau oreo  yang menarik minat anak.   Seperti media pun tidak hanya berwarna coklat. Ada yang warna warni pelangi yang membuatnya terlihat semakin enak. Anak pasti ga sabar deh buat melahapnya.

Kandungan serat dari bahan agar-agar untuk membuat puding ini, bermanfaat untuk membantu melancarkan pencernaan juga mengurangi resiko terkena penyakit jantung.

Moms, sebagai seorang ibu, tentunya harus pintar-pintar mengatur keuangan rumah tangga bukan? Apalagi kondisi Pandemi sekarang ini. Ekonomi sedang lesu, tapi kebutuhan rumah tangga dan lainnya terus berjalan.

Dengan Membuat cemilan anak sendiri dirumah, bisa menghemat pengeluaran lho. Malah Moms bisa membuatnya untuk membantu penghasilan rumah tangga.  Lumayanlah untuk sekedar uang jajan anak.

Moms bisa menerima pesanan nih untuk acara arisan atau pengajian. Bisa juga dititipkan diwarung - warung terdekat.

Yuk Moms mulai dengan hal sederhana.  Membuat sendiri cemilan anak yang enak dirumah.  Anak sehat, daya tahan tubuh kuat dan terjaga, Moms dan keluarga bahagia.

Terima kasih

Pengalaman Daftar  Anak Ke SMA Negeri di PPDB  Jabar Secara Online Saat Kondisi Pandemi



                          



Hallo Moms

Assalamualaikum

Saat memasuki tahun ajaran baru, adalah saat-saat dimana orang tua pusing, bener gak? Yah bagaimana tidak? Orang tua mesti menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk pendidikan melanjutkan sekolah anak.

Mau sekolah swasta atau negeri ? Kadang ini jadi perdebatan tersendiri. Kita ketahui , semua sekolah itu baik yah, mendidik anak-anak kita  kelak menjadi seorang yang sukses aamiin.

Ternyata biaya dan prestige pun menjadi pertimbangan tersendiri mengapa sebagian besar  orang tua menginginkan anaknya masuk sekolah negeri. Tidak terkecuali aku.

Apalagi di kondisi Pandemi saat sekarang ini yang memberlakukan pendaftaran secara online dan berdasarkan nilai raport juga zonasi. Karena tidak ada ujian akhir Nasional. Jadinya disebut istimewa deh " Lulusan Corona " .

Alhamdulillah yah bagaimana pun kondisinya, pendidikan anak tetap yang utama. Harus siap ga siap nih!

                       
dokpri . saat wisuda smp



Percakapan dengan anak :

Rayhaan( Anak ) : R

Mama ( aku )     : M


R     : "Mah, aku mau daftar di SMAN 1 Jonggol "

M     : " Kenapa  ga di SMAN 2 Jonggol , kak?" Peluang nya lebih tinggi."

R     : " Aku ga mau Mah, maunya SMAN yang Favorit. Kalau SMAN 2 Jonggol kan Masih baru."

M     : " Ya udah, udah jadi pilihan kamu kan, apapun hasilnya nya harus diterima, semoga jadi  rejekimu yah nak aamiin"


Begitulah sepenggal percakapan awal  mula aku mendaftar kan anakku ke SMAN 1 Jonggol lewat Jalur Prestasi di PPDB Jabar Tahun 2020.

“Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik (KBBI)

Jadi Pendidikan itu  merupakan pembelajaran untuk mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan yang dibawah pengawasan guru pembimbing.

Untuk pendidikan itu sendiri ada Pendidikan Formal dan Pendidikan Informal.

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 19 tahun 2005 tentang standar  nasional pendidikan bahwa :

Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.

Untuk lebih memperjelas , aku ingin berbagi pengalaman di pendidikan formal yah Moms, yaitu sekolah dan terutama Sekolah Negeri.

Anakku Rayhaan Alfaro, tanggal 3 Juli tahun ini  berulang tahun yang ke -15. Awal masuk sekolah usia 3 tahun  ( sekolah Playgroup ) karena aku bekerja dan biar anak bisa bersosialisasi dengan  teman-temannya.

Dahulu tidak berpikir kalau umur akan jadi kendala saat akan masuk sekolah negeri. Yang kupikirkan hanya anaknya mau dan senang bersekolah ( lebih banyak bermain nya sih ) dan bertemu dengan teman-temannya.

Masalah muncul saat memasuki jenjang  sekolah dasar. Sudah 3 tahun Rayhaan sekolah sebelum nya ( Playgroup, TK.A , TK.B ) . Saat itu usia 6 tahun pas.

Susahnya mau sekolah negeri karena ada patokan umur minimal 7 tahun. Tentunya Anakku ga mau lagi kalau harus mengulang TK. Akhirnya aku memasukkan anakku ke SD swasta , dan berlanjut ke SMPIT.

Hmmm jangan ditanya Moms, pasti tahulah gimana rasanya menyekolahkan anak di swasta. Tentunya biaya lebih tinggi. Tapi memang kualitas juga sebanding. Tapi yaitu tadi,nafas rasanya "bengek" hehehehe.. ini itu bayar.

Bahkan saat Pandemi sekarang ini,anak School from home, kami tetap membayar full. Memang kebijakan tiap sekolah berbeda yah Moms. Apalagi adiknya Rayhaan juga  sekolah dasar swasta saat ini.

Itulah hal yang menjadi keinginanku agar Rayhaan bisa sekolah di SMA Negeri. Biar mamanya bisa napas hahaha..

Sekolah negeri juga menjadi gengsi tersendiri buat para sebagian orang tua. Sudah seperti lazim bahwa anak yang sekolah di negeri itu bisa dibilang pintar dalam pelajaran nya. Tidak adanya pembayaran uang gedung juga biaya untuk pembelian buku, kegiatan sekolah, ujian sekolah dan lainnya.

Sekolah di SMAN juga seperti batu loncatan agar bisa diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Akhirnya berlomba lomba deh dengan usaha untuk bisa menembus SMA Negeri ini.

Saat kondisi Pandemi sekarang ini, untuk wilayah Jawa Barat memberlakukan pendaftaran secara online. Untuk tahap 1 yaitu dengan jalur prestasi ( nilai raport kelas 8 semester 2 dan kelas 9 semester 1 dan Prestasi perlombaan ).

Jalur Afirmasi yaitu dengan keterangan dari keluarga tidak mampu. Juga ada jalur perpindahan orang tua atau guru.

                         
Doc. PPDB Jabar
Jadwal PPDB


Rayhaan mencoba di jalur prestasi dengan pilihan SMA N 1 Jonggol. Bersama teman  lainnya dari SMP mencoba peruntungan rejeki. Berkas - berkas disiapkan, di scan upload pdf. 

Ternyata saat  pengumuman tahap 1 tanggal 22 Juni lalu, Rayhaan dan teman-temannya tidak ada satu pun yang diterima. Skor yang didapat jauh banget. Entahlah dari pihak sekolah pun tidak memberitahukan apa kriteria nya sehingga bisa mendapatkan skor nilai itu.

Umur dannyempat tinggal pun jadi kriteria disamping nilai raport.

Setelah dilihat nilai skor nya lagi. Ternyata di SMA 2 Jonggol, skor tertinggi diterima hanya 365-an. Sedangkan skor Rayhaan 485. Malah dari sekolah bilang, kuota untuk jalur prestasi di SMAN 2 Jonggol baru terisi separuhnya dan sisanya akan dimasukkan ke jalur zonasi.

Hmmm... Memang feeling orang tua kuat yah. Diawal aku menyarankan Rayhaan untuk ambil SMAN 2 Jonggol. Tapi kembali lagi. Anaknya ga mau. Yah bagaimana lagi, orang tua hanya bisa memberikan semangat dan doa.

Tidak patah semangat, kini ikut lagi tahap 2 , jalur zonasiNah disini terjadi kendala lagi. Rumah kami ditengah-tengah antara kecamatan Jonggol dan kecamatan Cileungsi. Namun untuk domisili masuk kecamatan Cileungsi.

Jadi mau ga mau Rayhaan ambil zonasi wilayah Cileungsi ( Bogor )  yaitu Cileungsi, Klapanunggal dan Gunung Putri . Rayhaan pilihan pertama SMAN 2 Cileungsi dan pilihan kedua SMA N 1 Cileungsi.

Mengapa? Ya karena dengan pertimbangan letak sekolah SMAN 2 Cileungsi lebih dekat dari pada SMAN 1 nya.

Belum lagi aturan domisili minimal setahun. Lha kami sudah 10 tahun disini, salahnya belum ganti Kartu Keluarga (KK) . Hmmm akhirnya ke kelurahan Situsari deh buat memperbarui domisili.

Disini aku ngrasa, duh repot nya..tapi salah sendiri kenapa ga cepat- cepat ganti KK ( Kartu Keluarga ).  Ya memang sekarang pun mau urus pindah KK juga ribet. Posisi KK masih Kebumen -Jawa Tengah. Waktu dan tenaga yang tidak memungkinkan untuk pulang saat Pandemi sekarang ini.

                       
Dok. PPDB Jabar
Persyaratan PPDB SMA


Akhirnya dengan kepasrahan ...duh pasrah aja hehehe.. tentu tidak..tetep dengan usaha. Bismillah daftar jalur zonasi dengan menggunakan domisili. Berdoa semoga rejeki Rayhaan bisa diterima dan bersekolah di sekolah Negeri aamiin.

Moms, udah bosen belum nih bacanya?

Aku ngalamin banget yah Moms susah dan ribetnya mau masukin anak ke sekolah SMA Negeri. Beneran pengalaman pertama nih, biar nanti selanjutnya udah ga bingung lagi saat memasukkan adiknya Rayhaan ke SMP Negeri.

Tahun depan nih semoga ga kendala dan peraturan kali yah berubah . Soalnya nanti masuk SMP, usianya 12 tahun 4 bulan.


  • Jadi yah Moms, pertimbangkan umur dan domisili kita yah jika  ingin mendaftarkan anak ke sekolah negeri. Sebagai warga yang baik kita memang harus menaati peraturan. Termasuk peraturan pendaftaran ke sekolah negeri. 


Faktor usia dan domisili harusnya sudah menjadi maklum adanya. Semoga peraturan tahun ajaran yang baru nanti bisa berubah dengan kebijakan yang baru. Agar anak berprestasi bisa mendapatkan sekolah pilihan nya tanpa terkendala faktor umur dan lainnya.


Terima kasih,

Wassalamualaikum.

Jumat, 17 Juli 2020

Menjadi Guru Dirumah Untuk Si Kecil Anak Generasi Maju Bersama Bunda Mombassador SGM Eksplor



Halo Bunda, Bagaimana kabar si kecil ? Semoga sehat selalu yah 🤗

Menjalani masa transisi new normal saat ini bagi anak-anak Indonesia bukanlah hal yang mudah. Apalagi menyangkut sekolah nya. Bundaa harus siap untuk menjadi guru bagi si Kecil Anak Generasi Maju dirumah.  Tuh kan bertambah peran lagi nih.

                     
belajar dirumah bersama bunda


Bagaimana yang Bunda rasakan?  Aku sendiri sudah  jenuh dan bingung untuk mencari kegiatan atau aktivitas yang menyenangkan dan bisa sekaligus menstimulasi untuk anak.

Apalagi si Kecil terkadang malah ngambek tidak mau mengerjakan tugas sekolahnya. Malah membandingkan katanya Bunda cerewet ga kayak Bu gurunya di sekolah.

Haduh pe er banget ini.  Namun aku tidak hilang  akal. Aku selingi belajarnya dengan bermain yang menyenangkan. Aku dapat idenya dari website https://generasimaju.co.id/bermain-bersama-Bunda. Dan juga dan media sosial Aku Anak SGM.

Disini banyak mendapatkan informasi menarik dan ide tentang aktivitas seru bermain.

Banyak sekali hal yang menyenangkan dan menarik yang bisa dilakukan dengan Si Kecil Anak Generasi Maju bersama Bunda Mombassador SGM Eksplor.
dari https://www.generasimaju.co.id/ajak-si-kecil-aktif-bermain-bersama-kakak-dan-adik-dengan-5-permainan-anak-ini

Aku dan Si Kecil bermain tebak nama bahan makanan. Aku memberikan si Kecil bahan makanan  dan si kecil berusaha menebak nya.   Dengan kegiatan ini,  dapat menstimulasi tumbuh kembang dan berpikir kreatif si Kecil.

                       
bermain tebak nama


Gaya Hidup Sehat Di Masa New Normal

Saat keluar rumah, bawa dan gunakan masker .  Tempat makan dan minum pribadi juga disiapkan.  Cuci tangan setelah beraktivitas. Jika sudah pulang dari bepergian, segera lah mandi, dan baju juga lekas dicuci.

Aku dan si Kecil Naufal selalu menjaga kesehatan dan kebersihan.   Kami juga  selalu berjemur di pagi hari, untuk menjaga daya tahan tubuh.

                       
berjemur dipagi hari

menggunakan masker dan membawa hand sanitizer


Yang paling penting juga asupan gizi seimbang yaitu dengan perbanyak konsumsi buah dan sayur, mengatur kebersihan saat menyiapkan dan mengolah makanan.

                       
makan buah


Membiasakan si Kecil untuk makan buah penting yah.  Seperti membantu menyehatkan pencernaannya, meningkatkan sistem imun secara alami, meningkatkan daya ingat si Kecil, dan juga membantu memenuhi kebutuhan gizinya. 
Agar si Kecil tidak bosan, aku juga suka buatkan si Kecil jus buah untuk variasi. Nah jus buah ini bisa dipadukan dengan susu SGM Eksplor lho !

Selain itu  aku  selalu membiasakan untuk membuat sendiri alternatif cemilan sehat untuk  si Kecil. Seperti membuat Donut Kentang SGM Eksplor kesukaan Si Kecil.
Yang ide aku dapatkan dari website Generasi Maju
https://www.generasimaju.co.id/resep-donat-kentang-sgm-eksplor

                     
donut kentang kesukaan


Mendukung si kecil tumbuh dan berkembang menjadi anak Generasi Maju sudah jadi tugas kita yah Bunda.  Untuk itu , Aku pun selalu  memberikan susu  SGM Eksplor Complinutri @akuanaksgm 2x setiap hari untuk menemani setiap aktivitas dan pertumbuhan si Kecil. Juga untuk membantu mengoptimalkan Potensi Prestasi nya.

                       
minum susu 2x sehari


Kontes Resep Generasi Maju

Owh Iyah Bunda, kemarin aku abis ikutan Kontes Resep Generasi Maju nih, ga sabar banget deh buat tunggu hasilnya. Kira-kira menang gak yah hehehe. Karena 20 foto terbaik akan mendapatkan kesempatan memenangkan voucher belanja senilai 200.000,- . Mau banget kan?

Jadi sebelum nya aku dan Si Kecil sudah memilih resep yang kami sukai di https://generasimaju.co.id/bermain-bersama-bunda.

Kemudian  memasakdan mengkreasikan resep bersama si Kecil, dan menguploadnya di Instagram dan Facebook aku nih.

Jadi Bunda , bahwa dengan kegiatan memasak ini, dapat menstimulasi tumbuh kembang dan berpikir kreatif si Kecil, si Kecil jadi banyak "kepo" tentang bahan-bahan makanan dan bumbu-bumbunya.  Dengan mengenal bau dari bumbu dan tekstur bahan-bahan masakan si Kecil jadi tahu dan ini merupakan salah satu langkah menstimulasi indra penciuman dan motorik si Kecil .

                       
memasak bersama si kecil


Owh iya Bunda, jangan lupa juga untuk mengunjungi website Generasi Maju atau  menghubungi Careline SGM di 0800.1.360.360 agar tidak termakan isu simpang siur terkait nutrisi dan tumbuh kembang si Kecil.

Terimakasih

Selasa, 14 Juli 2020

Sakatonik ABC Ajak Anak Indonesia Untuk Melakukan #GerakanTanganABC


                       


Sudah kita ketahui dan alami bersama bahwa wabah Covid-19 yang sudah lama terjadi di Indonesia sekitar 3 bulan ini. Bagaimana yang Moms rasakan?

Aku sendiri sudah  jenuh dan bingung untuk mencari kegiatan atau aktivitas yang menyenangkan dan bisa sekaligus menstimulasi untuk anak.

Menjalani masa transisi new normal saat ini bagi anak-anak Indonesia bukanlah hal yang mudah. Apalagi data resmi IDAI pada anak 0-17 tahun per 18 Mei 2020, menyebutkan 584 anak dinyatakan positif mengidap Covid-19 dan 14 anak di antaranya meninggal dunia.

Sementara hingga 15 Juni lalu, telah mencapai 3.064 anak dan terdapat 28 anak yang meninggal dunia. Demi meredam penyebarannya pada anak di masa transisi new normal ini sejumlah panduan dan protokol kesehatan pun telah disosialisasikan oleh Pemerintah dan IDAI.

Tetap kesehatan keluarga nomor satu. Kita harus siap menghadapi nya. Protokol kesehatan harus diterapkan dan wajib lho!!

Jangan lupa ya starterpack nya yang wajib dibawa jika keluar rumah :

- Hand sanitizer
- Desinfektan
- Tempat makan dan minum pribadi
- Alat ibadah pribadi
- Masker untuk dipakai dan juga cadangan ganti
- Tissue basah dan kering
- Sabun cair

Cuci tangan setelah beraktivitas. Jika sudah pulang dari bepergian, segera lah mandi, dan baju juga lekas dicuci.

Hal ini sudah banyak diketahui dan digaungkan oleh beberapa pihak.  Tentunya hal yang baik kita ikuti bukan? Menjaga kesehatan dan kebersihan sudah wajib.

Namun jika bertanya pada sebagian besar Mom tentang bagaimana caranya agar anak-anak bisa mengerti dan paham dengan cara yang mudah dan mengasikkan? Aku rasa sebagian Moms pasti akan menjawab susah banget.

Sejalan dengan ini, Sakatonik ABC Ajak Anak Indonesia Melakukan #GerakanTanganABC
Di Masa Transisi New Normal Untuk Perlindungan Dari Luar Dan Dalam Tubuh Anak

Sakatonik ABC sebagai produk multivitamin anak yang peduli akan kesehatan anak Indonesia ikut mendukungnya dengan mengajak anak melakukan #GerakanTanganABC.

Feni Herawati selaku Director of Kalbe Consumer Health. Beliau mengatakan bahwa ajakan #GerakanTanganABC merupakan komitmen  untuk mendukung anak Indonesia agar tetap aktif dan berdaya tahan tubuh kuat.

Cara eksploratif ini dapat terus diterapkan anak ketika menjalani masa transisi new normal dan sekaligus mengajak anak untuk melindungi tubuhnya baik dari luar maupun dari dalam.

#GerakanTanganABC bagi anak ini merupakan gerakan tangan yang menyenangkan di pandu dengan video dan disertai iringan musik sehingga anak dapat dengan mudah mengaplikasikannya dalam keseharian mereka.

                       
B-awa dan pakai masker


Gerakan tangan ini pun terbagi dalam 4 gerakan utama yakni gerakan tangan
1. A-ku jaga jarak aman,
2. B-awa dan pakai masker,
3. C-uci tangan pakai sabun
4. D-an selalu minum vitamin.

Sementara dr. Margareta Komalasari, Sp.A selaku Dokter Spesialis Anak dan Anggota IDAI Jaya, ikut mengamini bahwa pentingnya melindungi kesehatan anak di masa transisi new normal ini yaitu mempersiapkan tubuh mereka dengan perlindungan dari luar dan dalam sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan oleh IDAI.

Lebih lanjut dr. Margareta mengatakan bahwa menjaga kesehatan dari luar tubuh anak dapat didukung juga oleh orang tua untuk terus mengingatkan anaknya agar tetap menjaga jarak, selalu disiplin memakai masker dan juga rajin mencuci tangan.

Tetap aktif bergerak selama minimal satu jam per hari dan tetap berjemur adalah kegiatan yang sangat dianjurkan. Kebiasaan kurang aktif bergerak, jarang berolahraga dan juga jarang berjemur pada anak akan terbawa hingga mereka dewasa. Jika hal ini terus dibiarkan, maka akan timbul berbagai penyakit pada anak.

Tubuh anak membutuhkan dukungan perlindungan dari dalam tubuh yakni dengan cara memberikan asupan nutrisi lengkap dan bergizi disertai pemenuhan multivitamin yang cukup untuk menjaga pola keseimbangan nutrisi anak. Sehingga anak dapat tetap aktif bergerak dalam kesehariannya.

                       
#GerakanTanganABC


Perlindungan Tubuh Anak Dari Dalam Lewat #GerakanTanganABC

Medical Manager of Kalbe Consumer Health, dr. Helmin Agustina Silalahi mengatakan, #GerakanTanganABC salah satunya juga mengajak anak untuk  melindungi tubuhnya dari dalam dengan memastikan mereka memiliki asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang.

Karena kandungan dari Sakatonik ABC ini sangat baik untuk mendukung pemenuhan multivitamin kompleks mulai dari vitamin A hingga vitamin E bagi anak Indonesia, agar mereka dapat tetap aktif bergerak dan berdaya tahan tubuh kuat, juga menjaga kesehatan di masa transisi new normal ini. Sakatonik ABC juga mengandung Vitamin C untuk memenuhi kebutuhan harian.

Jadi, masa transisi New Normal, harus tetap semangat menjalani  hari yah Moms.  Tetap beraktivitas dan produktif bersama anak. Jangan bermalas-malasan.  Tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri dan keluarga. Terlebih untuk anak.

                       
D-an selalu minum vitamin


Dari semua hal yang telah terjadi, dan yang akan terjadi nanti yang kita belum tahu pastinya, kita harus  tetap semangat dan tetap optimis.  Kita semua bisa mengambil hikmah dari semua yang terjadi saat ini agar kita lebih dekat dengan keluarga dan terutama anak. Kita jalani pola hidup sehat dan mengikuti anjuran pemerintah demi kebaikan dan keselamatan bersama.

Tidak ada hal  yang sia-sia. Akan ada pelangi setelah hujan. Dan selalu ada harapan baru untuk yang lebih baik.

Semoga kita semua bisa melalui nya. Pandemi ini segera berakhir.  Dan Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan aamiin.

Agar tubuh anak sehat dan kuat terlindungi dari dalam dan luar, jangan lupa ajak anak kita untuk ikutan melakukan #GerakanTanganABC  yah Moms .

Tetap semangat Moms!!


Tentang Sakatonik ABC

                         
Sakatonik ABC

                        

Sakatonik ABC merupakan multivitamin anak untuk tumbuh sehat yang memiliki dua varian dalam bentuk tablet dan juga gummy.

Sakatonik ABC tablet sebagai multivitamin dengan kandungan vitamin lengkap yang disukai anak dengan bentuk alfabet dan benda langit yang edukatif serta memiliki 4 varian rasa enak seperti anggur, jeruk, stroberi, dan antariksa (rasa tutty fruity).

Sakatonik ABC tablet ini berfungsi untuk menjaga kesehatan anak, menjaga daya tahan tubuh anak, serta membantu pemulihan kondisi anak setelah sakit. Sakatonik ABC tablet ini dapat dikonsumsi anak setiap hari dengan dosis 3 kali sehari 1 tablet hisap.

                       

Sakatonik ABC


Varian kedua, Sakatonik ABC Gummy sebagai multivitamin anak gummy yang mengandung kandungan buah dan sayur dengan bentuk beruang dan memiliki 4 varian rasa dalam 1 kemasan, seperti rasa apel, stroberi, anggur, dan jeruk.

Dalam satu kemasan, Sakatonik ABC Gummy mengandung sumber serat dan tinggi Vitamin C sehingga varian dari Sakatonik ABC Gummy ini sangat cocok diberikan untuk anak-anak, apalagi jika mereka tidak suka makan buah dan sayur.

Sakatonik ABC Gummy berfungsi untuk menjaga kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh anak. Sakatonik ABC Gummy ini dapat dikonsumsi anak setiap harinya dengan dosis 1 sachet perhari.


                         

Sakatonik ABC


Anakku suka semua nya nih varian dari Sakatonik ABC ini.

Nah buat Moms semua yang ingin lebih tahu tentang informasi dan aktivitas #GerakanTanganABC bisa mengunjungi :

Facebook: https://www.facebook.com/SakatonikAbc.id/
Instagram: https://www.instagram.com/sakatonikabc.id/
Website: https://www.kalbe.co.id/id/produk-detil/ArtMID/706/ArticleID/756/Sakatonik-ABC


#GerakanTanganABC
                       

Jumat, 26 Juni 2020

Bersiap New Normal Ala Mombassador SGM Eksplor Bersama Anak Generasi Maju


                         

     

Halo Bunda
Assalamualaikum

Sudah kita ketahui dan alami bersama bahwa wabah Covid-19 yang sudah lama terjadi di Indonesia sekitar 3 bulan ini. Bagaimana yang Bunda rasakan?  Aku sendiri sudah  jenuh dan bingung untuk mencari kegiatan atau aktivitas yang menyenangkan dan bisa sekaligus menstimulasi untuk si Kecil.  Akhirnya setelah menjelajah internet, aku menemukan sumber yang banyak memberikan solusi dan mulai terbantukan dengan informasi dari website 
https://generasimaju.co.id/bermain-bersama-bunda dan sosial media Aku Anak SGM .  Nah dari sini, aku menjadikan Aku Anak SGM sebagai referensi utama dalam mencari info terkait aktivitas kegiatan yang menyenangkarn untuk si Kecil dan sekaligus bisa mengasah potensi prestasi mereka untuk menjadi Anak Generasi Maju,  Mombassador SGM Eksplor.

                         
menjelajah internet

Salah satu aktivitas yang kami lakukan yaitu bercocok tanam. Aku dan Si kecil sangat terbantukan dengan ide kegiatan bercocok tanam di rumah. Hal ini tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Idenya aku temukan di http://bit.ly/BerkebunBersamaBunda .

Banyak ide bercocok tanam yang pasti di sukai Si kecil, ada cara menanam cabe menggunakan kaleng bekas, menanam tomat, menanam jahe dan masih banyak lainnya. Seru dan mengasikkan dan pastinya juga sangat bermanfaat. Yakin deh hari-hari Bunda dan Si Kecil akan lebih menyenangkan.

Bersiap Dengan Keadaan New Normal

Menanggapi isu bahwa pemerintah akan menerapkan The New Normal Concept yang entah akan benar diimplementasikan atau hanya wacana. Tapi tetap kesehatan keluarga nomor satu. Kita harus siap menghadapi nya. Protokol kesehatan harus diterapkan dan wajib lho!!

                          
menggunakan masker dan hand sanitizer


Bersiap New Normal Ala Mombassador SGM Eksplor Bersama Anak Generasi Maju,  jangan lupa ya starterpack nya yang wajib dibawa jika keluar rumah :

- Masker untuk dipakai dan juga cadangan 
- Hand sanitizer
- Tempat makan dan minum pribadi
- Alat ibadah pribadi
- Tissue basah dan kering
- Sabun cair

Cuci tangan setelah beraktivitas. Jika sudah pulang dari bepergian, segera lah mandi, dan baju juga lekas dicuci.

                          
berjemur di pagi hari

menyiapkan makanan bernutrisi


Jadi, New Normal, harus tetap semangat menjalani  hari yah Bunda.  Tetap beraktivitas dan produktif.  Jangan bermalas-malasan.  Tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri dan keluarga. Berolahraga ringan, berjemur di pagi hari. Juga makan makanan yang bernutrisi / bergizi agar tubuh sehat dan kuat.  Buat si Kecil jangan lupa untuk Bunda selalu menyiapkan susu SGM Eksplor 2x setiap hari yang membantu menstimulasi 5 Potensi Prestasi si Kecil agar terus bersemangat saat menjalani aktivitas menjadi Anak Generasi Maju yang tangguh dan kuat.

                        
minum susu


Selain itu,  salah satu persiapan yang kulakukan untuk menghadapi new normal yaitu dengan memperbanyak membaca artikel yang ada di www.generasimaju.co.id untuk menambah wawasan, ilmu dan inspirasi terutama mengenai tumbuh kembang, nutrisi dan pola asuh anak.

Dari semua hal yang telah terjadi, dan yang akan terjadi nanti yang kita belum tahu pastinya, kita harus  tetap semangat dan tetap optimis.  Kita semua bisa mengambil hikmah dari semua yang terjadi saat ini agar kita lebih dekat dengan keluarga dan si kecil.   Kita jalani pola hidup sehat dan mengikuti anjuran pemerintah demi kebaikan dan keselamatan bersama.

Tidak ada hal  yang sia-sia. Akan ada pelangi setelah hujan. Dan selalu ada harapan baru untuk yang lebih baik. Semoga kita semua bisa melalui nya. Karena bersatu kita akan lebih kuat. 

Semoga Pandemi ini segera berakhir. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan aamiin.

Tetap semangat Bunda!! . .

Terima kasih
Wassalamualaikum


#SGMEksplor
#BersatudanKuat
#GenerasiMaju
#MombassadorSGMEksplor
#PoinPrestasi