Selasa, 26 Oktober 2021

Belajar Bahasa Inggris Online Menyenangkan dan Fleksibel di Novakid

                 



Halo Moms,

Assalamualaikum..

Pandemi covid-19 memberikan dampak besar bagi dunia pendidikan.  Pemberhentian sekolah-sekolah di seluruh Indonesia merupakan langkah awal pemerintah dalam menanggulangi adanya wabah covid-19.  Setelah itu, pemerintah kembali mengambil langkah dengan melakukan pengalihan sistem pembelajaran langsung atau tatap muka menjadi sistem pembelajaran jarak jauh.

Pelaksanaan pembelajaran daring atau secara online adalah salah satu model pembelajaran yang kemudian dilakukan di masa pandemi ini

Pembelajaran daring atau online ini dapat dilaksanakan dengan menggunakan model interaktif berbasis interaktif.  Misalnya dengan menggunakan aplikasi WhatsApp, Zoom, Google meet dan lain-lain yang memungkinkan adanya panggilan grup.

Adanya pembelajaran daring atau online ini membuat dilema tersendiri bagi pihak-pihak yang menjalankannya, baik bagi peserta didik, guru, maupun orang tua yang memiliki peran aktif untuk mengawasi dan mendampingi anak-anaknya selama proses belajar. 

Awalnya juga Naufal happy banget.  

" Yeayyy gak perlu bangun pagi buat berangkat ke sekolah"

Tinggal duduk manis dirumah, mantengin laptop atau HP.  Setelahnya bisa main gamesDuh mamanya gemesss juga dong.  

Belajar online nya sekitar 2 jam saja, lha main gamenya bisa berjam-jam.

Pada akhirnya banyak orang tua yang kemudian mengeluh karena merasa kewalahan harus ikut serta membantu menyelesaikan tugas anak-anaknya, belum lagi hambatan lain yang menyebabkan anak malas belajar atau bahkan kecanduan gadget

Setelah 2 tahun menjalani sekolah online, Naufal yang saat ini berusia 12 tahun,  ternyata juga jenuh, " Kangen ketemu temen-temen" katanya.  Belajar online jadi kurang efektif. 

Apalagi untuk pelajaran bahasa asing, bahasa Inggris, duh mamanya nyerah deh ngajarinnya huhuhuhu.  Banyak materi yang saya sendiri juga susah buat ngajarin Naufal.  Akhirnya malah emosi, jadi makin berantakan deh belajarnya.

Mamanya stress, anaknya juga ikutan stress... Haduhh..

Padahal bahasa Inggris salah satu mata pelajaran penting banget nih!

Memang tidak dipungkiri,  pembelajaran online membuat Naufal dapat lebih menguasai teknologi karena dituntut untuk mampu menguasai aplikasi-aplikasi pembelajaran. Hal ini tentu memberikan dampak positif karena Naufal dapat menguasai teknologi dengan baik di masa serba digital.

Pelaksanaan pembelajaran memiliki waktu yang fleksibel, karena bisa dilaksanakan di rumah maupun dimana saja.  Saya yang biasanya grabak-grubuk nih menyiapkan sarapan dan baju sekolah anak jadi lebih nyantai.  Yang terpenting adalah jaringan yang memadai maka pembelajaran online akan berjalan dengan lancar.

Nah enaknya juga materi pembelajaran dapat diulang sesuka hati.  Saatnya repot gak bisa nungguin,  anak dapat mengulang sesuka hati hasil rangkuman berupa blog, power point maupun video yang diberikan oleh guru.

Naufal dapat mengeksplorasi gaya belajarnya sendiri.  Siswa juga dapat mencari informasi yang dibutuhkan dengan lebih lengkap dan akurat, bagi siswa yang senang belajar maka ini merupakan sarana berkembang yang lebih baik.

Pembelajaran online memiliki waktu yang relative singkat dari pembelajaran biasa, hal ini memungkinkan Naufal untuk memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk melakukan hal lain seperti membaca, menulis dan lain-lain, hal ini tentu dapat mengasah bakat dan potensinya juga.

Namun aku sebagai orang tua juga merasakan kalau pembelajaran online kurang efektif karena guru tidak dapat memantau secara langsung proses belajar siswa, tentunya aku sebagai orang tua mengharuskan pengawasan dan perhatian yang ekstra agar anak tidak bebas mengakses situs-situs diluar situs belajar. Terkadang waktunya ini yang susah.

Pembelajaran online menyebabkan penurunan kemampuan Naufal nih. Karena kurangnya interaksi  dengan lingkungan luar.  Naufal jadi cenderung fokus kepada gadget sehingga kemampuan sosialnya semakin menurun.

Pembentukan karakter merupakan hal terpenting dalam pembelajaran, sejak pembelajaran jarak jauh akses guru dan Naufal menjadi sangat terbatas sehingga untuk menanamkan karakter kepadanya sangat sulit.

Pembelajaran online tentu memiliki efek positif dan negatifnya masing-masing.  Akupun hanya dapat berharap semoga pandemi ini segera berakhir dan aktivitas kembali normal terutama aktivitas belajar mengajar.

                  


Belajar Menyenangkan dan Fleksibel di Novakid

Sebagai langkah selanjutnya akhirnya aku coba-coba deh nyari-nyari, browsing ketemu dengan Novakid, tentunya aku luangkan waktu untuk membaca materi dan bagaimana proses belajarnya. 

Teknologi digital kini makin luas digunakan bagi dunia pendidikan yang memudahkan siswa dalam belajar hal apa pun termasuk bahasa asing.

Novakid, Kelas bahasa Inggris online untuk anak usia 4-12 tahun. Kelas berbasis game. Kelas dengan pengajar asli bahasa Inggris. 

Programnya yang menarik untuk anak-anak, menyenangkan, fleksibel.  Kelas individu dilakukan selama 25 menit.

                 



Mengapa Belajar Bersama Novakid Efektif?

Saya melihat di Novakid, Naufal bisa mempelajari bahasa Inggris dengan baik.  Keterampilan bahasa Naufal dilatih dengan cara berkomunikasi langsung dengan para pengajar asli. Kelasnya dikelola dengan cara yang menyenangkan namun tetap efisien dan berlangsung selama 25 menit sehingga Naufal tidak kehilangan konsentrasi serta dapat mempelajari dan menguasai materi dengan lebih efektif.  Ini penting banget karena Naufal memang termasuk anak yang cepat bosan dengan sesuatu dan cenderung aktif.


Mengapa Pilih Novakid?


Tentunya pilihan ini dijatuhkan karena banyak keunggulan yang bisa didapatkan l
Di Novakid :

✓ Sarana pengajaran utama adalah ruang kelas virtual yang mengubah pembelajaran menjadi hal yang menyenangkan! Kelas dari rumah,  Orang tua menghemat waktu dan uang yang biasanya mereka habiskan untuk bepergian ke sekolah dan tutor offline.  Anak-anak belajar di lingkungan rumah yang nyaman tanpa khawatir

✓ Guru berpengalaman. Setiap guru di tim Novakid adalah spesialis ESL bersertifikat dengan pengalaman mengajar online.

✓ Anak diajarkan belajar bahasa Inggris dari yang sederhana ke yang kompleks.  Dimulai dengan hal-hal yang sederhana dan secara bertahap meningkatkan tingkat kerumitannya.   Proses pendidikannya pun terus dikontrol dan terus direvisi juga meningkatkan materi pembelajaran.

✓ Program sesuai usia.  Program dibuat oleh spesialis berbahasa Inggris yang berpengalaman dan difokuskan pada pendidikan dan karakteristik psikologis anak-anak berusia 4-12 tahun.

✓ Standar pendidikan Eropa.  Program Novakid didasarkan pada Kerangka Acuan Umum Eropa untuk Bahasa (CEFR).

Berdasarkan survei, 85% orang tua yang anak-anaknya belajar di Novakid dapat melihat hasil yang nyata mengenai kemampuan anak mereka setelah 2-3 bulan pembelajaran. 

Bisa ditonton videonya disini.  

Video of Novakid Class sessions situation

             

 

Siswa mendapat Sertifikat.

Pada kelas percobaan, pengajar menguji level kemampuan bahasa Inggris siswa dan menempatkan siswa pada level yang sesuai. Jika siswa tersebut mengalami perkembangan yang pesat, mereka dapat melanjutkan ke level berikutnya.

                  


Ah happy banget deh di Novakid.  Belajar bahasa Inggris  dengan menyenangkan dan fleksibel.  Akupun dalam mendampingi Naufal bisa sambil ikut belajar juga.  Nah kan gak cuma anak yang dapat ilmunya.  Mamanya juga deh!

Nah bagi Moms yang ingin kayak aku juga nih biar anak happy belajar bahasa Inggris secara online, bisa pilih Novakid yah!
Moms juga bisa mendapatkan promo nya lho!  Hayuk cek sekarang di :

id.novakidschool.com

Disini Moms bisa mendapat harga promo Rp. 327,000 untuk 4 kelasnya.  Duh mau banget dong!

                  

Nah untuk info lebih lengkapnya, Moms bisa yah kunjungi dan juga DM Instagram @novakid_id atau chat ke WhatsApp +6281311319877


Have fun kid 😍


Belajar bahasa Inggris Online menyenangkan dan fleksibel di Novakid


Terimakasih Moms,

Wassalamu'alaikum


Minggu, 17 Oktober 2021

Terapkan Konsep Mindful Parenting Untuk Mengubah Kebiasaan Anak yang Salah

                 


Anak sebagai tunas bangsa diharapkan menjadi anak-anak Indonesia yang cerdas dan berbudi pekerti luhur penerus cita-cita perjuangan bangsa.  Agar tumbuh kembang anak optimal, orang tua juga harus dibekali dengan pengetahuan mengenai gizi anak dan keluarga.  Asupan gizi yang tepat bagi anak merupakan penentu masa depan, apakah anak akan menjadi generasi yang produktif atau menjadi generasi dengan beban berbagai penyakit.

Saat ini, Indonesia masih dihadapkan pada tantangan berbagai permasalahan gizi, yaitu masih tingginya prevalensi stunting (pendek/kerdil), underweight (berat kurang), wasting (kurus), karena rendahnya literasi masyarakat akan gizi dan tingginya konsumsi kental manis sebagai minuman susu pada anak. 

Orang tua atau keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam tumbuh kembang Kesehatan dan karakter anak.  Keluarga adalah faktor penting dalam menumbuhkembangkan karakter seorang anak.  Dimana sebagian sampai usia 18 tahun anak-anak di Indonesia menghabiskan waktunya 60-80 % bersama keluarga, sehingga proses internalisasi pembiasaan karakter anak secara konsisten di keluarga termasuk pola makan dengan gizi yang sehat sangat diperlukan. 

                 



Dalam webinar parenting yang digagas oleh Komunitas Menata Keluarga (eMKa) dan Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI),  dengan tema “ Membangun Karakter Kesadaran Gizi Keluarga Melalui Mindful Parenting” pada hari  Selasa, 12 Oktober 2021, orang tua perlu membangun kesadaran gizi keluarga melalui Mindful Parenting.

Penerapan mindful parenting yang fokus pada kesadaran orang tua dalam mengasuh anak dapat mengubah kebiasaan makan anak yang salah.

Konsep Mindful Parenting merupakan salah satu metode pola asuh yang efektif untuk mengajarkan kebiasaan-kebiasaan baik pada anak sejak dini.

Parenting dalam metode ini juga untuk menghindarkan orangtua dari stres yang diakibatkan pengasuhan (parenting stress), mampu menghargai pendapat dan tindakan anak, mampu melaksanakan peran sebagai orangtua, dan menjalin hubungan yang harmonis antara orangtua dan anak ( Melly Amaya Kiong - Ketua Umum Komunitas Menata Keluarga, Pembina Yayasan Karakter eling Indonesia )

Saya terapkan Konsep Mindful Parenting untuk mengubah kebiasaan anak yang salah.  Nah disini sayapun berusaha mengubah kebiasaan anak minum susu kental manis dengan memberikan asupan gizi yang tepat seperti makan sayur dan buah. Karena asupan nutrisi yang tepat menentukan apakah anak akan menjadi generasi yang produktif.

                



Dan sebagai orang tua  berusaha tidak memberikan peluang terhadap makanan dan minuman yang tinggi kandungan gula garam lemak (GGL), terutama seperti susu kental manis (SKM).

Asuhan Nutrisi untuk Anak Indonesia 

          


Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Ali Alhadar SpA(K), mengatakan bahwa pemantauan tumbuh kembang anak harus dilakukan dengan baik dan benar, dengan memperhatikan pemberian ASI dan MPASInya. 

Seorang anak tumbuh dilihat dari bertambahnya ukuran tubuh (BB, PB, LiLA dan LK).  Sedangkan kembang dari bertambahnya  kematangan anak dalam fungsi dan perilaku.

Bayi dan anak harus bertumbuh sesuai dengan kurva pertumbuhan menurut usia dan jenis kelamin.

Pentingnya 1000 HPK (hari pertama kehidupan ) bagi tumbuh kembang buah hati dan dapat menentukan perkembangan kecerdasan secara jangka panjang.  Perkembangan OTAK paling cepat terjadi pada saat dalam kandungan sampai umur 2 tahun.  Tidak optimalnya perkembangan otak pada masa ini juga akan berpengaruh terhadap kehidupan buah hati di masa depan.

Untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak dibutuhkan buku KIA, sehingga para orang tua bisa melihat perkembangan anak.  Apakah anaknya tumbuh sesuai usianya.

Begitupun Asuhan Nutrisi pada Balita, harus sesuai dengan usianya.  ASI dan MPASI diberikan dengan baik.

Susu kental manis (SKM) tidak boleh dikonsumsi oleh anak dibawah usia 12 bulan.  Karena SKM tidak mengandung nutrisi dan gizi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi.

Lebih lanjut Ali Alhadar mengatakan bahwa seharusnya sudah menjadi peran pemerintah membuat kampanye untuk tidak memberikan susu kental manis pada anak karena angka kandungan gizinya sangat jauh dari kebutuhan protein anak, sementara proteinnya sangat sedikit dalam susu kental manis ini, sehingga nanti nggak cukup. 

Kalau anak minum susu kental manis, nanti rasa kenyang yang timbul, dan anak jadi susah makan. Intinya susu kental manis tidak lagi diberikan untuk rutinitas anak.

Kita bisa mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini dengan mencari informasi yang terpercaya dari website IDAI.

Arif Hidayat SE., MM , Ketua Harian Yaici menjelaskan bahwa pada tahun 2030  nanti, Indonesia Memiliki Bonus Demografi.  Indonesia menghadapi triple burden yaitu : stunting, wasting dan obesitas serta kekurangan zat gizi mikro seperti anemia.

                 


Apalagi saat kondisi Pandemi Covid -19 ini menjadikan meningkatnya jumlah pengangguran , juga masalah kesehatan

Indonesia berada diurutan ke 4 di dunia dan urutan ke 2 di Asia Tenggara.  Diperkirakan Kerugian Negara mencapai 300 Triliun per tahun akibat stunting

Persoalan lainnya yaitu rendahnya tingkat literasi masyarakat Indonesia di posisi 60 dari 61 negara di dunia juga rendahnya pemahaman (literasi) masyarakat akan gizi.  Contohnya adalah tingginya konsumsi kental manis sebagai minuman susu pada anak.

Bagaimana Persepsi Masyarakat tentang Kental Manis?

Banyak masyarakat menganggap menganggap kental manis adalah susu, padahal bukan. 

Penggunaan kental manis sebenarnya tidak untuk dikonsumsi sebagai minuman, terutama pada anak-anak. Kental manis adalah toping atau penambah rasa pada makanan.

Pembangunan persepsi yang salah ini telah tumbuh sejak lama sehingga masyarakat masih terus mengonsumsi kental manis sebagai minuman pengganti susu pada anak.

Mayoritas mereka yang membeli susu kental manis berasal dari masyarakat berpenghasilan rendah. Data lain juga menyebut adanya penggunaan susu kental manis sebagai pengganti susu formula.

Bahkan sebagian kecil digunakan sebagai pengganti ASI. Untuk itu, pemahaman orang tua menjadi penting dalam memberikan asupan pangan bagi anak, termasuk dalam pemberian konsumsi susu kental manis.

Kental manis tidak boleh dikonsumsi sebagai minuman yang diseduh dengan air seperti yang selama ini dilakukan.

Disini peran Mindful Parenting sangat efektif,  dengan menerapkan konsep Mindful Parenting untuk mengubah kebiasaan anak yang salah.  Untuk membiasakan anak dalam mengkonsumsi makanan dan minuman sehat.

Seperti contohnya saat anak minta es krim, Moms bisa tegaskan saat Moms kasih es krim karena anak tidak batuk, atau karena anak sedang batuk, makanya Moms tidak kasih es krim kali ini.  Hal ini bisa diulang-ulang sehingga akhirnya anak paham dengan sendirinya ( Melly Amaya Kiong )

                 


Terapkan Konsep Mindful Parenting 

1. Mendengarkan dengan penuh perhatian.

Mendengarkan menjadi kunci utama jika Moms dan suami ingin menerapkan pola asuh mindful kepada anak.  Orangtua sebaiknya mampu berbicara pada anak dengan empati, dan menyediakan ruang untuk memposisikan diri sebagai pendengar.

2.  Tidak Menghakimi

Jika orang tua sedang dalam kondisi stres, rasanya ingin menumpahkan semuanya pada anak.  Jangan memberikan label yang negatif pada anak, misalnya mengatakan bahwa anak bandel dan tak bisa diatur.  Kapanpun kita sebagai orang tua merasakan stres, berhenti sejenak berbicara pada anak dan ambil napas dalam untuk menenangkan pikiran.  Moms tidak perlu menghakimi pendapat dan tindakan anak yang salah.

3.  Pengendalian Emosi Diri

Anak bukanlah pendengar yang baik namun mereka adalah peniru ulung apa yang dilakukan orangtua. Padahal, apa yang kita lakukan tak luput dari kesalahan.  Untuk itu kita dapat menyadari kesalahan yang dilakukan dan berusaha memperbaiki diri.

4.  Adil dan Bijaksana

Bersikap adil dan bijaksana,  ini akan membentuk anak menjadi lebih baik. Salah satunya yaitu memberikan hak penuh pada anak untuk nantinya menentukan jalan hidup.   Lebih memperlihatkan pada anak bahwa ada saatnya mereka akan jauh dari orangtua dan menjalani semua secara mandiri dengan baik.

5.  Welas Asih

Mendidik anak penuh kasih sayang, maka besar kemungkinannya anak tumbuh menjadi pribadi yang juga penuh kasih sayang. Misalnya, berbicara dengan penuh kelembutan dan tidak bertengkar di hadapan anak.

                   

Mindful Parenting

SKM merupakan produk yang mengandung susu untuk pelengkap sajian. Bukan produk susu yang digunakan sebagai pemenuhan asupan kebutuhan gizi terutama untuk bayi. Apalagi pengganti ASI (Asi Susu Ibu).

#KentalManisJanganDiseduh, SKM ( Susu Kental Manis ) bukanlah asupan pengganti susu melainkan hanya sebagai topping atau pelengkap sajian makanan. 

                   



Sabtu, 16 Oktober 2021

Memanfaatkan Sosial Media Di Masa Pandemi Bagi Ibu Rumah Tangga Dengan Menjadi Influencer

             


Halo,

Assalamualaikum...

Di masa Pandemi seperti sekarang ini, memberikan dampak yang besar pada perekonomian.  Termasuk mempengaruhi ekonomi perorangan dan keluarga. Oleh sebab itu, penting sekali bagi kita sebagai seorang ibu rumah tangga,  Manager keuangan keluarga untuk merancang keuangan untuk memenuhi kebutuhan tambahan tanpa mengganggu keuangan pribadi maupun keluarga.

Menambah penghasilan untuk membantu keuangan rumah tangga menjadi pilihan dimasa Pandemi.  Berselancar di  sosial, mencari ilmu dan peluang.

Tidak menyangka di masa Pandemi, malah mendapatkan amanah lagi seorang baby

                  

bareng Baby Almira

Bersyukur selalu, kehamilan adalah anugerah dan hal yang menyenangkan.

Saat hamil walaupun masih lemah dan lesu, tidak jauh berbeda seperti kehamilan pertama dan kedua,  aku mencoba tetap berolahraga, membaca buku serta pikiran positif agar mental tidak terganggu di masa pandemi ini. 

Aku mempunyai hobi menulis di platform pribadi ataupun yang lainnya,  jadi saya tetap menulis dan menjalankan kegiatan seperti biasa.  Karena 11 tahun silam waktu terakhir hamil kedua memiliki kandungan yang kuat walaupun tetap ada mual serta lemas, jadi aku masih rutin menulis dan bersyukur diberikan kesehatan untuk menjalankan kegiatan seperti biasa.

                    

saat hamil Baby Almira

Dengan bertambahnya anggota keluarga, tentunya bertambah pula pengeluaran. Namun yakin bahwa setiap anak memiliki rejekinya masing- masing. 

Dulu aku tuh orangnya acuh gitu. Dalam menjalani aktivitas mengalir aja tanpa ada planning, soalnya kedua anak sudah besar dan punya kesibukan masing-masing.  Jadi aku mengisi waktu luang dengan nge-blog, nge-buzzer, menjadi Influencer.

                

salah satu aktivitas saat jadi influencer

Aku benar- benar Memanfaatkan Sosial Media Di Masa Pandemi Bagi Ibu Rumah Tangga Dengan Menjadi  Influencer

Banyak job campaign yang didapatkan dari sosial media.  Klien/brand/agency sering menawarkan kerjasama melalui platform sosial media.

Karena memang tidak dipungkiri, di kondisi Pandemi sekarang ini, dari sosial media, bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah walaupun masih dirumah saja.  Pintar-pintar kita sebagai ibu rumah tangga dalam memanfaatkan sosial media ini.


Ibu Rumah Tangga Memanfaatkan Sosial Media 

Dalam mengelola rumah tangga, wanita memainkan peran yang sangat penting untuk menyeimbangkan tanggung jawab kaum adam.  Tidak hanya mengurus keperluan rumah, perempuan juga berperan sebagai ibu yang mengurus kebutuhan suami dan anak-anak.

Para ibu masa kini harus lebih pintar mengatur strategi agar sukses memberikan yang terbaik untuk keluarga seperti memperhatikan asupan gizi, kesehatan hingga keperluan pribadi dan pada saat yang sama mereka juga harus merasa bahagia.

Nah para ibu dirumah seperti aku,  menambah penghasilan, dengan cara menjadi seorang Influencer

                

bareng baby Almira saat promosi salah satu produk brand

Ibu- ibu sudah pada tahu apa itu Influencer? Jadi  Influencer adalah salah satu strategi pemasaran yang tengah booming beberapa tahun terakhir, terutama sejak melonjaknya pengguna sosial media. Karena media sosial sekarang bukan hanya sebagai hiburan semata, namun bisa menjadi ladang yang menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Influencer adalah banyak berasal dari kalangan artis, youtuber, blogger, penulis buku, dan mereka yang dianggap punya peran penting dalam komunitas tertentu.

Kita, para ibu rumah tangga semua bisa kok jadi seorang Influencer.  Untuk menjadi seorang Influencer, tidak mengenal batasan usia maupun gender dan atau  status.  Seseorang dapat dikatakan sebagai influencer jika memiliki pengaruh yang baik.

Walaupun sudah sibuk dengan segudang urusan rumah tangga, ibu bisa banget menjadi Influencer dan pastinya bisa menambah penghasilan dengan memanfaatkan sosial media.

Memanfaatkan sosial media Di Masa Pandemi Bagi Ibu Rumah Tangga Dengan Menjadi  Influencer sudah menjadi pilihan yang tepat.

Jarak yang lumayan jauh antara anak ke-2 dengan yang ke-3 membuatku harus pintar-pintar mengatur waktu agar tetap produktif dan keluarga pun tetap terjaga dengan baik.  Apalagi diusia yang sudah tidak muda lagi tapi tetap ingin eksis namun tetap bisa membantu keuangan keluarga.

Berikut beberapa hal yang aku jalankan sehari-hari mengikuti perkembangan si baby Almira dengan memanage waktu  supaya tetap bisa produktif dalam memanfaatkan sosial media dan menghasilkan pundi-pundi rupiah.

1. Aku membuat jadwal harian.  Jadwal ini berlaku dari mulai bangun tidur hingga malam tidur lagi. Masak, beberes, hingga mengerjakan job buzzer campaign dari Instagram, Facebook , Twitter, menjadi Influencer.

2. Aku juga memiliki ruang kerja tersendiri, sebenarnya ini sih cuma kayak meja kecil tempat laptop dan lain-lain yang ada dikamar.  Ini biasanya di jam 9 pagi dan 2 siang saat baby tidur, saya mengerjakan job-job buzzer campaign, Influencer.

3. Sesekali mengikuti webinar / live Instagram untuk bisa update ilmu dan wawasan ( dilakukan juga jika jadwal pas dengan jadwal tidur baby ).

4. Istirahat yang cukup penting banget, saat baby tidur, aku pun ikutan tidur walaupun cuma 10 menit sangat berguna.  Nah dengan istirahat ini pun saat malam hari aku bisa memanfaatkan waktu untuk menulis blog.  Sebisa mungkin saat menulis jangan mepet waktu nya jadi jika tiba-tiba baby bangun, bisa dikerjakan nanti lagi.

5. Olahraga tidak boleh terlewatkan jugae berjemur setiap pagi, ini aku lakukan juga bersama baby.


Bagaimana Cara Memanfaatkan Sosial Media Dengan Baik ?

                

berselancar di media sosial

Sebagai pengguna sosial media, kita harus bijak dalam memanfaatkannya.   Sosial media memegang peranan yang sangat penting dalam kebutuhan bersosialisasi dan komunikasi.  Hanya dalam satu genggaman, kita bisa dengan mudahnya bertukar informasi, mengakses gambar atau video, hingga pengetahuan baru tanpa celah.

Beberapa media sosial yang bisa kita gunakan karena kemudahannya adalah Instagram, Twitter, YouTube, Facebook, WhatsApp, dan lain-lain.  Saking mudahnya, kita jadi sering lupa diri dan malah menghabiskan waktu dengan berselancar di sosial media

Tentunya bagi ibu rumah tangga harus tahu batasan nya dong

Manfaatkan Sosial Media Di Masa Pandemi Bagi Ibu Rumah Tangga Dengan Menjadi  Influencer dengan memperhatikan hal-hal seperti:

1. Jangan asal posting konten.

Jangan hanya karena mengejar rupiah, kita jadi lupa.  Akun sosial media kita bisa dilihat secara publik, termasuk semua postingan di dalamnya.  Oleh karena itu, kita harus lebih bijak dalam memilih konten-konten sebelum diunggah di sosial media

2. Tidak perlu detail dalam mencantumkan informasi pribadi.  Di era digital yang semakin canggih, semakin canggih pula kejahatan siber.

3. Menjaga etika, sopan santun dan selalu menjaga hubungan yang baik kepada teman atau orang-orang yang terhubung dengan akun sosial media kita.  Apalagi misal tiba-tiba ada orang yang mengirim pesan tanpa maksud dan tujuan yang jelas.  Menjadi Influencer harus cerdas memilah. Waspada dan jangan langsung percaya

4. Memfilter akun-akun yang diikuti.  Kita ikuti akun-akun bermanfaat, menghibur, atau kredibel yang justru bisa menambah wawasan seperti Indozone nih. Memberikan banyak informasi kepada masyarakat dengan berita-berita yang aktual dan kredibel.  Jauhi akun-akun yang sekiranya toxic dan tidak memiliki kegunaan apapun.

Mau jadi Influencer dan bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah dan tentunya hanya dari rumah, sehingga Ibu tetap bisa menemani si Kecil dari rumah? Bisa banget!!

Masa pandemi tidak menjadi halangan bagiku walaupun hanya ibu rumah tangga untuk bisa menambah penghasilan.

Aku bisa!!

Ibu-ibu sekalian juga bisa dong! Semangat memanfaatkan sosial media di masa Pandemi dengan menjadi Influencer.

                  


Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan selalu.  Aamiin 🤗


Wassalamu'alaikum...


----

Tulisan ini diikutsertakan dalam Indozone Blog competition 🙏🙏


Selasa, 05 Oktober 2021

IbuSibuk Influencer, Wadah Yang Bisa Digunakan Para Ibu Sebagai Sumber Tambahan Penghasilan Dari Rumah

                  

IbuSibuk Influencer

Halo Ibu,


Dalam mengelola rumah tangga, wanita memainkan peran yang sangat penting untuk menyeimbangkan tanggung jawab kaum adam. Tidak hanya mengurus keperluan rumah, perempuan juga berperan sebagai ibu yang mengurus kebutuhan suami dan anak-anak.

Para ibu masa kini harus lebih pintar mengatur strategi agar sukses memberikan yang terbaik untuk keluarga seperti memperhatikan asupan gizi, kesehatan hingga keperluan pribadi dan pada saat yang sama mereka juga harus merasa bahagia.

Nah para ibu dirumah bisa lho menambah penghasilan. Dengan cara apa? Ya..Ibu bisa menjadi seorang Influencer.

Ibu- ibu sudah pada tahu apa itu Influencer? Jadi  Influencer adalah salah satu strategi pemasaran yang tengah booming beberapa tahun terakhir, terutama sejak melonjaknya pengguna media sosial. Karena media sosial sekarang bukan hanya sebagai hiburan semata, namun bisa diajak sebagai ladang yang menghasilkan pundi-pundi uang

Influencer adalah banyak berasal dari kalangan artis, youtuber, blogger, penulis buku, dan mereka yang dianggap punya peran penting dalam komunitas tertentu.

Tapi jangan khawatir, ibu- ibu semua bisa kok jadi seorang Influencer. Karena untuk menjadi seorang Influencer, tidak mengenal batasan usia maupun gender dan atau  status. Seseorang dapat dikatakan sebagai influencer jika memiliki pengaruh yang baik.

Jadi, walaupun sudah sibuk dengan segudang urusan rumah tangga, ibu bisa banget menjadi Influencer.


IbuSibuk Influencer

               

IbuSibuk Influencer

Apa itu IbuSibuk Influencer?

 
IbuSibuk Influencer merupakan salah satu program Orami yang membuka kesempatan untuk  para Ibu menambah penghasilan dari rumah dengan menjadi Influencer.

Apa saja yang bisa didapatkan apabila menjadi IbuSibuk Influencer?

Ibu bisa mendapatkan penghasilan tambahan hingga jutaan rupiah tiap bulannya, produk gratis, voucher serta mendapatkan pelatihan-pelatihan secara gratis, dan berbagai keuntungan lainnya.

    • Ibu bisa bergabung menjadi IbuSibuk Influencer kapan saja tanpa batas registrasi dan tanpa pungutan biaya. Menjadi IbuSibuk Influencer tidak memerlukan minimal followers

Cara daftarnya pun gampang banget!!

                 

cara gabung menjadi IbuSibuk Influencer

• IbuSibuk Influencer dapat diakses melalui aplikasi Orami dalam menu IbuSibuk, klik menu IbuSibuk dan daftarkan diri di sana atau bisa klik link https://bit.ly/ibusibukinfo

• Download aplikasi Orami lalu klik menu IbuSibuk, dan daftarkan diri disana atau bisa melalui link https://bit.ly/IbuSibukPlatform

Jadikan konten kreatif ibu sebagai tambahan penghasilan.

Jenis campaign di IbuSIbuk Influencer banyak, seperti Giveaway, Product Review, dan Survey. Ibu bisa memilih mana yang diinginkan.

Tapi, bagaimana cara ikutan campaignnya?  

Jangan bingung ibu, karena caranya mudah banget lho!
Ibu bisa mengikuti campaignnya dengan mengunjungi menu IbuSibuk Influencer di aplikasi Orami, Pilih campaign yang Ibu minati, baca syarat&ketentuan, lalu klikAjukan’, jangan lupa untuk menyelesaikan tugas yang ada yah 🥰

                  

Campaign di IbuSibuk Influencer

IbuSibuk Influencer menjadi wadah yang bisa digunakan para ibu sebagai sumber tambahan penghasilan dari rumah.

Semua Ibu se-Indonesia bisa menjadi Influencer tanpa minimum followers!

Dengan bergabung di IbuSibuk Influencer, Ibu akan mendapatkan segudang keuntungan hanya dengan modal hp dan tentunya hanya dari rumah, sehingga Ibu tetap bisa menemani si Kecil dari rumah.

So? Ga ada alasan lagi nih buat ibu harus gabung di IbuSibuk Influencer, karena dengan begitu banyak keuntungan yang didapatkan. Apalagi semua wanita se- Indonesia yang sudah/pernah menikah dan memiliki akun media sosial bisa ikut bergabung.

Ibu juga bisa mendapatkan Informasi mengenai #IbuSibukInfluencer dan mendapatkan update terbarunya, Ibu bisa follow akun IGnya di @ibusibukcom

                  

IG @ibusibukcom

Selamat menjadi Influencer yah ibu bersama IbuSibuk Influencer !.🤗

Bernyanyi Bersama Hoala & Koala Lagu Kuman

     

                 

Hoala Koala

Dunia anak adalah dunia bermain. Dan bermain pada anak merupakan hal yang sangat penting bagi anak. Bermain pada anak bukanlah hanya mengisi kekosongan waktu belaka tetapi merupakan bekerja dan alat permainannya adalah alat bekerjanya pada anak.  

Dalam bermain terdapat beberapa aspek perkembangan yang dapat ditingkatkan, diantaranya adalah aspek kognitif, emosi, social dan perkembangan fisik, jadi secara umum aspek-aspek ini terstimulasi lewat kegiatan bermain. 

Bermain dan menggerakkan badan dengan menyanyikan lagu anak-anak merupakan kebahagiaan buat anak. Tidak lupa penting juga menjaga kesehatan dari kuman. Sehingga anak-anak tidak hanya bahagia tetapi juga sehat karena terbebas dari kuman penyakit.

Lagu anak-anak saat ini sangat jarang ditemukan dan didengarkan anak-anak generasi millenial.

Miris banget kadang suka mendengar anak malah menyanyikan lagu dewasa. Apalagi era sekarang yang mudah mencari dan melihat lagu lewat digital seperti YouTube. 

Indonesia memiliki sejumlah penyanyi cilik yang lagu-lagunya sering didengarkan anak-anak generasi 90-an kala itu.  Sejumlah penyanyi cilik tahun 1990-an yang mencapai masa keemasan di antaranya Trio Kwek Kwek, Joshua, Maissy, Sherina, Tasya dan lain sebagainya.

Diobok-obok airnya di obok-obok

Ikannya kecil-kecil pada mabok 

( Joshua)

.

.

.

Kwek Kwek goyang -goyang

Menari di pantai

Kwek Kwek Kwek goyang-goyang

Menari rame-rame

( Trio Kwek-kwek )


Mengenal Hoala & Koala

                  

Hoala Koala

Melihat lesunya perkembangan dunia musik anak di Indonesia, pada akhir tahun 2020 tercipta karakter musikal yang bernama Hoala & Koala. 

Karakter ini divisualisasikan dengan animasi 3D dan memiliki karakter seperti layaknya anak-anak zaman sekarang yang tumbuh berkembang di tengah era digital.

Hoala & Koala adalah sepasang sahabat yang sangat gemar menyanyi, sehingga karakter ini akan terus mengeluarkan banyak lagu ke depannya. 

Karakter ini harus digambarkan dengan karakter 3D,  karena  akan menjadi karakter yang tak akan lekang oleh waktu dalam berkontribusi di dunia musik anak, tanpa mengkhawatirkan bahwa mereka akan tumbuh dewasa dan mengalam perubahan suara. 

Selain Hoala & Koala, seluruh karakter yang ada di dalam animasi musik ini juga mampu bernyanyi, seperti tokoh Ayah, Ibu, Miss Jeruk, dan lainnya. 

                   

Seluruh karakter Hoala Koala
    

Dengan banyaknya variasi karakter dan suara, diharapkan lagu-lagu yang disajikan tak hanya dapat menghibur anak-anak, namun juga dapat menghibur para orang tua yang menemani anaknya menonton atau mendengarkan lagu dari Hoala & Koala. 

Saat ini Hoala & Koala sudah memiliki 5 album dan lebih dari 45 lagu anak-anak baru yang bisa dilihat di Youtube, Spotify hingga iTunes.


Lagu Anak Kuman Hoala Koala 


                   

Lagu Kuman Hoala Koala

Menjaga kebersihan tubuh akan menghindari kita dari penyakit dan juga kuman. Sebaiknya kita membersihkan tubuh kita karena ketika kita di luar rumah, karena banyak debu dan kuman berterbangan yang akhirnya menempel di tubuh kita.

Anak-anak terkadang mereka agak sulit diajak membersihkan tubuh mereka atau mandi setelah mereka bermain di luar. 

Jadi, anak-anak memang harus disegerakan mandi agar terhindar dari kuman.

Hoala & Koala mengajak anak-anak untuk rajin membersihkan diri melalui lagu anak Indonesia yang berjudul Lagu Kuman. Lagu ini bertujuan untuk mengajarkan anak Ayah Ibu agar mau membersihkan tubuh mereka, terlebih setelah mereka bermain keluar. 

Mengajarkan anak untuk tetap menjaga kebersihan cukup susah yah.  Seringkali mereka lebih suka tiduran atau melakukan hal lain seperti bermain gadget. Nah disini juga penting memberitahukan dan mengajarkan bahwa kebersihan adalah syarat tubuh yang sehat. 

Ajak anak-anak untuk menjaga kesehatan dari kuman 

Lagu Kuman ini juga mengajak anak-anak Ayah Ibu untuk menjaga kebersihan giginya dengan menyikatnya, baik setelah makan maupun sebelum tidur.


Lagu Anak Hoala & Koala Yang Istimewa


Melihat kebanyakan musik anak-anak di Indonesia selama ini tidak pernah mendapat perlakuan istimewa dalam sisi penggarapan, Hoala & Koala menggarap seluruh musiknya dengan serius dan matang. 

Banyak musisi internasional yang terlibat di dalam pembuatan aransemen dari musik Hoala & Koala, serta banyak sekali alat musik yang tak lazim digunakan untuk lagu anak yang dipakai dalam penggarapan album-album Hoala & Koala, seperti saxophone, terompet, double bass, trombon, klarinet, cello, harpa, hingga instrumen etnik Indonesia seperti gamelan dan angklung.

Hoala & Koala ingin membuktikan bahwa tak selamanya musik anak-anak adalah musik yang sederhana dengan balutan musik yang juga sederhana. Selain itu, kualitas vokal yang ditampilkan juga merupakan kualitas vokal yang bisa disandingkan dengan musik di luar genre anak-anak.

Selain kualitas vokal, keterlibatan musisi internasional hingga banyaknya instrumen yang digunakan, Hoala & Koala juga memiliki keunikan lainnya dalam pemilihan genre. Tak hanya satu genre children pop yang diangkat oleh Hoala & Koala, namun terdapat variasi genre lainnya seperti jazz, big band, swing, jpop, hingga etnik.

Kehadiran Hoala & Koala diharapkan dapat membangkitkan kembali dunia musik anak-anak dan menaikkan level serta pandangan umum atas lagu anak.