Rabu, 03 Oktober 2018

Nuklir? Siapa Takut, Ada Bapeten Yang Mengawasi

                       
                          Kantor Bapeten


Bicara nuklir?  Duh terbayang dulu pelajaran saat di sekolah,  bom atom Nagasaki dan Hiroshima yang meluluh-lantakkan negara Jepang. Sangat mengerikan !.  Walaupun saat itu hanya bisa melihat dari buku-buku sejarah.   Namun terbayang bagaimana keadaan saat itu yang mengerikan. 

Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, pada bulan Agustus 1945, tahap akhir Perang Dunia Kedua. Amerika Serikat menjatuhkan bom dengan persetujuan dari Britania Raya sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Quebec. Dua operasi pengeboman yang menewaskan sedikitnya 129.000 jiwa ini merupakan penggunaan senjata nuklir masa perang untuk pertama dan terakhir kalinya dalam sejarah. ( Wikipedia) .

Sampai saat ini bahwa nuklir sangat berbahaya dan merugikan lah yang selalu ada dalam pemikiran. 

Nuklir?
Bom Atom?
Adalah kata yang membuat bergidik ngeri bagi manusia.

Skip dan ga pengen tahu apapun itu yang berhubungan dengan nuklir.  Apalagi bagi orang awam sepertiku.   Apalah itu nuklir? Hanya merugikan saja.

Eits..  Pandanganku mulai berubah,  saat ada undangan dari Bapeten ( nanti ku ulas juga apa itu dan siapa Bapeten ) bersama Komunitas TauDariBlogger dengan tema : "Nuklir,  siapa takut, kan ada BAPETEN yang mengawasi,  jadi aman deh". 
Wow benar-benar tema yang sangat menarik !.

                        
                                Bapeten

Alhamdulillah aku jadi salah satu yang terpilih dari Blogger bersama sekitar 30 orang gabungan dari Blogger,  vlogger dan media.


Edukasi Publik Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir

Titik balik perubahan tentang pemahaman dan pemikiran bahwa nuklir itu berbahaya dan sangat merugikan umat manusia berawal disini.

Sebelumnya kita simak dulu profil Bapeten  ( sumber : www.bapeten.go.id )

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) adalah Lembaga Pemerintah non Kementerian (LPNK) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

BAPETEN bertugas melaksanakan pengawasan terhadap segala kegiatan pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia melalui peraturan perundangan, perizinan dan inspeksi sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

BAPETEN didirikan pada tanggal 8 Mei 1998 dan mulai aktif berfungsi pada tanggal 4 Januari 1999.

TUGAS POKOK

Melaksanakan pengawasan terhadap segala kegiatan pemanfaatan tenaga nuklir dengan menyelenggarakan peraturan, perizinan dan inspeksi.

FUNGSI 

Perumusan kebijaksanaan nasional di bidang pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir; penyusunan rencana dan program nasional di bidang pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir.

Pembinaan dan penyusunan peraturan serta pelaksanaan pengkajian keselamatan nuklir, keselamatan radiasi, dan pengamanan bahan nuklir.

Pelaksanaan perizinan dan inspeksi terhadap pembangunan dan pengoperasian reaktor nuklir, instalasi nuklir, fasilitas bahan nuklir, dan sumber radiasi serta pengembangan kesiapsiagaan nuklir.

Pelaksanaan kerja sama di bidang pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir dengan instansi Pemerintah atau organisasi lainnya baik di dalam maupun di luar wilayah Indonesia.

Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian bahan nuklir.

Pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan terhadap upaya yang menyangkut keselamatan dan kesehatan pekerja, anggota masyarakat dan perlindungan terhadap lingkungan hidup.

Pelaksanaan pembinaan sumber daya manusia di lingkungan BAPETEN.
Pelaksanaan pembinaan administrasi, pengendalian dan pengawasan di lingkungan BAPETEN.

Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Presiden.

TUJUAN 

Terjaminnya kesejahteraan, keamanan dan ketentraman masyarakat.

Menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja dan anggota masyarakat serta perlindungan terhadap lingkungan hidup.

Memelihara tertib hukum dalam pelaksanaan pemanfaatan tenaga nuklir.

Meningkatkan kesadaran hukum pengguna tenaga nuklir untuk menimbulkan budaya keselamatan di bidang nuklir.

Mencegah terjadinya perubahan tujuan pemanfaatan bahan nuklir.

Menjamin terpeliharanya dan ditingkatkannya disiplin petugas dalam pelaksanaan pemanfaatan nuklir.

Bisa disimak juga company profile Bapeten disini :
https://youtu.be/Pcpiuou3LYk

Jelas sudah bahwa Bapeten mengemban tugas mengawasi terhadap segala kegiatan pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia melalui peraturan perundangan, perizinan dan inspeksi sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Jadi,  kita tidak perlu takut terhadap nuklir,  karena ada Bapeten yang mengawasi.  Aman deh!

Apa itu Nuklir?

Menurut Wikpedia Bahasa Indonesia , kata nuklir berarti bagian dari atau yang berhubungan dengan nukleus atom (inti atom)...Dalam fisika nuklir, sebuah reaksi nuklir adalah sebuah proses di mana dua nuklei atau partikel nuklir bertubrukan, untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal. Pada prinsipnya sebuah reaksi dapat melibatkan lebih dari dua partikel yang bertubrukan, tetapi kejadian tersebut sangat jarang. Bila partikel-partikel tersebut bertabrakan dan berpisah tanpa berubah (kecuali mungkin dalam level energi), proses ini disebut tabrakan dan bukan sebuah reaksi.

                     
                           Doc. Wikipedia 

Dalam fisika nuklir, sebuah reaksi nuklir adalah sebuah proses di mana dua nuklei atau partikel nuklir bertubrukan, untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal.  Pada prinsipnya sebuah reaksi dapat melibatkan lebih dari dua partikel yang bertubrukan, tetapi kejadian tersebut sangat jarang. Bila partikel-partikel tersebut bertabrakan dan berpisah tanpa berubah (kecuali mungkin dalam level energi), proses ini disebut tabrakan dan bukan sebuah reaksi.

Dikenal dua reaksi nuklir, yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nuklir. Reaksi fusi nuklir adalah reaksi peleburan dua atau lebih inti atom menjadi atom baru dan menghasilkan energi, juga dikenal sebagai reaksi yang bersih. Reaksi fisi nuklir adalah reaksi pembelahan inti atom akibat tubrukan inti atom lainnya, dan menghasilkan energi dan atom baru yang bermassa lebih kecil, serta radiasi elektromagnetik. Reaksi fusi juga menghasilkan radiasi sinar alfa, beta dan gamma yang sangat berbahaya bagi manusia.

Contoh reaksi fusi nuklir adalah reaksi yang terjadi di hampir semua inti bintang di alam semesta. Senjata bom hidrogen juga memanfaatkan prinsip reaksi fusi tak terkendali. Contoh reaksi fisi adalah ledakan senjata nuklir dan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium dan Uranium(terutama Plutonium-239, Uranium-235), sedangkan dalam reaksi fusi nuklir adalah Lithium dan Hidrogen (terutama Lithium-6, Deuterium, Tritium).
Daya nuklir adalah penggunaan terkendali reaksi nuklir guna menghasilkan energi panas, yang digunakan untuk pembangkit listrik. 

Penggunaan daya nuklir guna kepentingan manusia saat ini masih terbatas pada reaksi fisi nuklir dan peluruhan radioaktif.
( sumber : Wikipedia)

                     
                                Ibu Retno

Menurut ibu Retno Agustyah, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat : ( Bapeten )


Radiasi Pengion adalah radiasi yang apabila menumbuk atau menabrak sesuatu, akan muncul partikel bermuatan listrik yang disebut ion. Peristiwa terjadinya ion ini disebut ionisasi. Ion ini kemudian akan menimbulkan efek atau pengaruh pada bahan, termasuk benda hidup. Radiasi pengion disebut juga radiasi atom atau radiasi nuklir. Termasuk ke dalam 
radiasi pengion adalah sinar-X, sinar gamma, sinar kosmik, serta partikel beta, alfa dan neutron. Partikel beta, alfa dan neutron dapat menimbulkan ionisasi secara langsung. Meskipun tidak memiliki massa dan muatan listrik, sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik juga termasuk ke dalam radiasi pengion karena dapat menimbulkan ionisasi secara tidak langsung.

Radiasi pengion :
- tidak terlihat,  tidak berwarna, tidak berbau.
- hanya dapat dideteksi dengan alat ukur.
- umumnya mempunyai daya penetrasi tinggi.

Sumber Radiasi :
1. Alam  : gas radon,  sinar kosmik , batuan alam,  buah -buahan.
Buah-buahan?  Wah bener -bener baru tahu kalau pisang merupakan contoh radiasi alam.   Padahal pisang adalah buah yang dimakan sehari-hari.  Sungguh tak menyangka disekitar kita merupakan sumber radiasi.  Tapi nyatanya aman-aman saja bukan saat kita mengkonsumsinya.
2. Buatan Manusia :
    - Zat radioaktif dan bahan nuklir.
       • memancarkan radiasi terus menerus 
         ( radiasi alfa,  beta,  gamma,  neutron)
    - Pembangkit radiasi pengion
       ( termasuk pesawat,  sinar-X,  LINAC)
       • dibangkitkan dari sumber daya
          listrik tegangan tinggi
       • radiasi berhenti jika tidak ada
         sumber daya listrik

Radiasi buatan
Pembangkit radiasi pengion memerlukan listrik, sedangkan untuk membangkitkan radiasi tidak memerlukan listrik.

Aplikasi Tekhnologi Nuklir
1. Bidang medis : radiodiagnostik,  radioterapi,  kedokteran nuklir,  CT-Scan, mammografi.
Sebagai orang yang pernah menderita sakit syaraf,  pernah operasi,  baru menyadari sekarang bahwa aku sendiri pun sebagai salah satu pengguna tekhnologi nuklir.  Dan ini sangat bermanfaat untuk kesembuhanku.
2. Bidang Pertanian dan Pangan :  pemuliaan benih,  pakan ternak , sterilisasi komoditas pertanian.
3. Bidang Industri : identifikasi material,  iradiasi bahan ( makanan, buah,  alat kesehatan  dll),  uji tak rusak,  logging, gauging,  tracer.
4. Bidang penelitian : pengoperasian reaktor riset,  produksi radioisotop, analisis bahan , aplikasi isotop dan radiasi lainnya.

Mengapa penggunaan nuklir perlu diawasi?

Pemanfaatan tenaga nuklir memiliki resiko yang signifikan terhadap keselamatan pekerja,  masyarakat dan lingkungan,  maka pengawasan mutlak diperlukan.  Disinilah Bapeten berperan.
Dengan sistem pengawasan yang efektif, menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja dan anggota masyarakat serta perlindungan terhadap lingkungan hidup.

Untuk itulah diadakan "Media Gathering Bersama Bapeten".

                    
           Media Gathering bersama Bapeten

Tujuan diadakan Media gathering yaitu merupakan amanat dari bapak presiden,  agar setiap instansi memberitahukan segala kegiatan kepada masyarakat.  Karena dibiayai oleh masyarakat.  Minimal informasinya diketahui oleh masyarakat. 
Dan terbukti bagus sekali karena pemikiran dan pemahaman aku tentang nuklir benar-benar terbuka.   Dan tentunya tidak takut lagi  karena ada Bapeten yang mengawasi.

                       
                       Bpk . Abdul Qohhar

Seperti yang bapak Abdul Qohhar TEP, ( Kepala Bagian Humas dan Protokol ) katakan bahwa  "Nuklir perlu diawasi karena pemanfaatan nuklir jika tidal diawasi akan banyak mudharatnya seperti adanya bom Atom, maupun terorisme".

Kesiapsiagaan Nuklir dan Keamanan Nuklir Nasional

Latar belakang :
1. UU No. 10/1997 tentang Ketenaganukliran.
2. UU No. 10/2014 tentang Pengesahan Konvensi Internasional Penanggulangan Tindakan Terorisme Nuklir ( ICSANT)
3. Pidato Presiden RI pada Nuclear  Security Summit ke II - 2012

Potensi Ancaman

Secara nasional,  regional maupun global ragam ancaman berpotensi menimbulkan dampak radiologi yang masif terhadap kemanusiaan dan lingkungan hidup,  dapat disebabkan oleh faktor :
1. Manusia
   a) . Ketidaksengajaan ( Human error)
   b).  Kesengajaan : pelanggaran SOP,  tindakan kriminal/sabotase/terorisme ( oleh aktor non negara)
2. Tekhnologi
   a).  Gagal fungsi DID keselamatan nuklir
   b).  Gagal fungsi DID keamanan nuklir
   c).  Peningkatan tekhnologi senjata nuklir
3. Bencana Alam  ( BDBE)
4. Konflik bersenjata regional / global

Nyatanya pemanfaatan nuklir digunakan dalam perhelatan Asian Games 2018 dan IMF Annual Meeting .

Major Public Event

Perhelatan akbar ( Major Public Event,  MPE) adalah suatu kegiatan dalam level nasional atau international yang melibatkan sejumlah besar sumber daya dan memerlukan perencanaan serta implementasi Rencana Keamanan yang maksimal .

MPE ini dapat berupa pertandingan olahraga atau pertemuan tingkat tinggi para petinggi negara.

MPE ini akan menyita perhatian publik dan mendapatkan atensi media secara besar -besaran, sehingga dapat menjadi target para demonstran
, kerusuhan,  atau bentuk kekacauan lainnya yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaannya.

                       
                                   MPE

Bapeten Sub Direktorat Ketehnikan

Disinilah pergerakan reaktor nuklir diawasi.
Dengan menggunakan empat pesawat televisi dan juga komputer,  pegawai yang berkompeten dibidangnya mengawasi setiap pergerakan yang dilihat berdasarkan grafik.  Jadi misalkan terjadi sesuatu yang mencurigakan,  Akan mudah terdeteksi.

                      


Akhirnya kami pun berkunjung ke Puspiptek - Serpong,  dimana Reaktor Serba Guna Siwabesy berada.  Dikendalikan oleh BATAN ( Batan Tenaga Nuklir Nasional).

                       


BATAN adalah lembaga utama yang berperan dalam memastikan ketersediaan pangan berkualitas tinggi bagi rakyat indonesia ( Jose Graziano da Silva, Direktor-General UN Food and Agricultural Organization).

BATAN memiliki cita-cita agar negeri ini mampu memaksimalkan penggunaan tenaga nuklir untuk tujuan damai dan kemajuan hidup bangsa ( Djarot S Wisnubroto,  Kepala BATAN)

Sebelumnya kami dibriefing terlebih dahulu tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam ruangan reaktor.  Seperti tidak boleh membawa handphone,  Jam bahkan bros/peniti harus dilepas.   Karena ditakutkan saat kita berada diatas kolam reaktor sedalam 13 meter,  jika benda-benda tersebut jatuh ke kolam air mineral tempat bahan bakar reaktor,  akan membuat mesin reaktor seketika berhenti dan ditandai dengan alarm yang menyala disekitar ruangan reaktor.

                      

                  Ruang Pameran Siwabesy             

Dengan hati berdebar-debar,  dan rasa penasaran yang tinggi, kami masuk kedalam ruangan dimana Reaktor Siwabesy berada.  Rasa takjub dan kagum  , disinilah reaktor nuklir yang bermanfaat untuk bidang medis,  pangan,  industri dan penelitian berada.  Reaktor dengan daya 30MW saat kami berkunjung dalam keadaan shutdown karena dalam jadwal perawatan.  Sayangnya tidak boleh memotret didalam karena memang untuk faktor keamanan. Ruangan didesain sedemikian rupa dan tahan gempa.  

Memasuki area reaktor menggunakan baju khusus dan juga penutup sepatu.  Keluar dari ruangan pun mesti melewati pemeriksaan untuk melihat apa kita terpapar radiasi atau tidak.  Nyatanya memang aman-aman saja.

Salut banget sama para pegawai disana,  apalagi para operator,  mereka 24 jam nonstop dan terbagi dalam 3 shift.
Salah satu operator yang mendampingi bertutur bahwa beliau sudah 26 tahun bekerja dan aman dari paparan radiasi.   Karena secara berkala para operator tersebut melakukan medical check-up dan sampai saat ini aman tidak ada paparan radiasi pada tubuhnya.

Keluar dari ruangan reaktor,  semakin meyakinkan diri bahwa tekhnologi nuklir  itu aman,  dan bahkan banyak manfaatnya, karena dibawah pengawasan Bapeten.
BATAN dan Bapeten saling berkomitmen untuk menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat.

                      
                         Berfoto bersama

Kami juga berkunjung ke gedung Iradiator Gamma Merah Putih.

                      
                        Gedung Iradiator

                       
          Barang/produk yang akan di iradiasi

                       
           Wadah/kotak untuk menaruh barang
                     Yang akan di iradiasi

Sebuah pengalaman yang sangat berharga untuk membuka pikiran dan pemahaman yang positif bagi masyarakat, bahwa penggunaan nuklir itu aman asal dalam pengawasan yang benar.  Namun tidak dipungkiri dengan paradigma bahwa nuklir itu berbahaya yang sudah melekat dimasyarakat,  tugas kita untuk lebih memasyarakatkan nuklir.  Dan saya sebagai salah satunya yang sudah terbuka pemikiran untuk  bisa hidup berdampingan dengan tekhnologi nuklir. 

                     

4 komentar:

Indri astuti mengatakan...

Wahhh info yang sangat bermanfaat banget bun,jd ga takut nuklir lg, sukses trs ya bun

DiaryAida mengatakan...

Informatif sekali Bund, sebagai awam awalnya aku jg punya stigma negatif tentang nuklir. Setelah baca tulisan ini, jadi mulai mengikis kesan itu.

hendro mengatakan...

mantep...ternyata nuklir tak seserem yang saya bayangin. hehe...

Unknown mengatakan...

Tetap harus kuatir.... dengan informasi ini masyamasya bisa bersama menjaga keamanan nuklir.... seperti di bidang kesehatan, pangaj atau lainjya