Sabtu, 09 November 2019

Mengenal Parkinson, Tua Itu Pasti, Sehat Adalah Pilihan



                         
aku  saat  hadir  di vlogger & blogger gathering : mengenal parkinson


Halo  dear.. Beberapa  waktu  lalu yaitu  tanggal   November 2019, di  Auditorium  RS Premier  Jatinegara,  Jakarta, aku  mengikuti  kegiatan berfaedah  banget nih!  yaitu

"Vlogger & Blogger  Gathering
Mengenal Parkinson " dengan
pembicara  dr. Sukono Djojoatmodjo,  Sp. S

Parkinson?  Apa  sih  itu?  Banyak  yang  masih  awam dengan penyakit  ini.   Mungkin  ada  yang  sudah  mengalami  tapi  tidak  tahu  apakah  sebenarnya  susah  terkena  penyakit Parkinson.  Beruntung  banget  di  acara  ini  di kupas  mengenai parkinson,  sehingga  aku  pribadi  bisa  lebih  tahu  dan  peduli  terhadap  keluarga  dan  lingkungan agar  terhindar  dari  penyakit  parkinson  ini

Parkinson adalah sebuah penyakit yang terjadi karena degenerasi sel saraf dan hilangnya sel-sel yang memproduksi dopamin di otak.  Penyakit ini berakibat pada penurunan fungsi sistem motorik. Kekurangan dopamin bisa mengakibatkan hilangnya kemampuan mengendalikan tubuh.

                     
dr. sukono djojoatmodjo Sp. S


dr.  Sukono Djojoatmodjo Sp. S menjelaskan  bahwa orang berumur lebih dari 60 tahun rentan terhadap penyakit ini. Namun, orang yang lebih muda mungkin juga mengalaminya. Penyakit ini umumnya mempengaruhi lebih banyak pria daripada wanita.  faktor risiko penyakit ini meningkat jika ada anggota keluarga yang juga mengidap penyakit ini.  Kontak terus‐menerus dengan pestisida dan herbisida juga dapat meningkatkan risiko.  Kita dapat mengatasinya dengan mengurangi faktor risiko.  Namun  jangan  salah,  tidak ada faktor risiko bukan berarti kita tidak bisa mengidap penyakit Parkinson.  Sangat perlu berkonsultasi kepada spesialis untuk lebih mengetahui  penyakit  Parkinson  ini.

Gejala  utama  gangguan  gerak penyakit  Parkinson :
• Gemetar ( tremor)
Gemetar diawali pada bagian kaki atau tangan, bahkan jari. Salah satu karakteristik dari Parkinson adalah adanya gerakan tak terkendali pada tangan ketika dalam keadaan rileks.
• Kekakuan  gerak ( rigidity )
Kekakuan ini dapat terjadi di bagian tubuh mana pun. Otot-otot yang mulai kaku ini akan membatasi pergerakan Anda dan juga dapat menyebabkan rasa sakit.
• Kelambanan gerak
Seiring berjalannya waktu, kemampuan Anda bergerak akan menurun. Anda pun akan lamban dalam bergerak. Langkah Anda ketika berjalan akan menjadi lebih pendek. Bahkan Anda akan kesulitan berdiri dari kursi. Lambat laun, penderita akan menyeret kakinya ketika mencoba melangkah.

Gejala  non  motor  penyakit Parkinson :
•Gangguan penghidu
•Gangguan  tidur
•Sulit buang Air  besar
•Depresi
•Mudah  mengantuk
•Halusinasi
•Tekanan  darah  rendah
•Gangguan  jiwa


                   
gejala-gejala  parkinson 


Gejala  lain  penyakit  Parkinson :
•Ekpresi  wajah  kaku
•Cenderung  membongkok
•Keseimbangan  terganggu
Gangguan postur dan keseimbangan. Tubuh Anda akan mengalami perubahan postur, menjadi bungkuk, dan hilangnya keseimbangan.
•Dimulai  satu sisi  badan

Kemungkinan akan mengalami penurunan kemampuan untuk menggerakkan tubuh yang seharusnya terjadi otomatis tanpa berpikir dulu, seperti berkedip, tersenyum, atau mengayunkan lengan ketika berjalan.
Cara bicara juga  mengalami  perubahan,  mungkin akan merasa berbicara lembut, cepat, dan ragu-ragu sebelum berbicara. Juga nada bicara akan terdengar monoton.
Kesulitan ketika menulis dan tulisan pun akan berubah atau menjadi kecil.

Jika terlihat  gejala-gejala  tersebut,  segeralah menemui dokter untuk  penanganan  lebih  lanjut,  karena  bisa  jadi  gejala tersebut  berkaitan dengan Parkinson.

Sampai saat ini, penyakit Parkinson belum bisa disembuhkan sepenuhnya. Namun demikian, ada beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan gejala dan meningkatkan kualitas hidup pasien, yaitu:

1. Obat  oral
2. Obat  Infus
3. Operasi

         


Obat- Obatan

Dokter dapat meresepkan beberapa jenis obat untuk membantu pasien mengatasi gejala yang dialami. Obat membantu mengendalikan cara berjalan, bergerak, dan masalah tangan bergetar.

Obat-obat di bawah ini berfungsi meningkatkan atau mengganti dopamin dalam tubuh:
Antikolinergik
Digunakan untuk membantu mengatasi tremor. Salah satu obat antikolinergik yang dapat digunakan adalah trihexyphenidyl.
Levodopa
Obat ini diserap oleh sel saraf di dalam otak, dan diubah menjadi dopamin. Meningkatnya kadar dopamin akan membantu mengatasi gangguan gerak tubuh. Levodopa dapat dikombinasikan dengan carbidopa, untuk mencegah terbentuknya dopamin di luar otak.
Agonis dopamin
Obat ini memiliki efek yang sama seperti levodopa, namun tidak menghasilkan dopamin, melainkan hanya menggantikan fungsi dopamin di dalam otak. Agonis dopamin digunakan pada tahap awal Parkinson, karena efek samping yang ditimbulkan tidak sekuat levodopa.
Contoh obat golongan agonis dopamin adalah pramipexole, rotigotine,dan ropinirole.
• Entacapone
Hanya diberikan kepada pasien penyakit Parkinson tahap lanjut. Obat ini adalah pelengkap levodopa untuk memperpanjang efek dari levodopa.

Prosedur bedah / Operasi 

Pasien penyakit Parkinson biasanya hanya akan ditangani dengan obat-obatan. Akan tetapi, prosedur bedah kadang dilakukan pada pasien yang sudah menderita penyakit Parkinson dalam waktu yang lama. Beberapa prosedur yang dapat dilakukan adalah:

Deep brain stimulation (DBS)

Pada metode stimulasi otak dalam atau deep brain stimulation (DBS), dokter akan menanamkan elektroda di bagian otak yang terganggu. Elektroda ini terhubung ke generator yang ditanam di dada, yang berfungsi mengirim arus listrik ke otak. DBS disarankan pada pasien yang tidak merespons obat-obatan dengan baik. DBS mampu mengurangi atau menghentikan diskinesia, mengurangi tremor dan rigiditas, serta memperbaiki kemampuan gerak.

Tua  itu  pasti,  sehat  adalah  pilihan 

Untuk  itu  mau  banget  dong  kita  selalu  sehat  dan  terhindar  dari  penyakit Parkinson. Kayak  aku  nih,  usia  udah  kepala  4 tapi  malasnya kalau  buat  hidup  sehat.   Padahal  penyakit  setiap  saat  mengintai  kita.

Untuk  menghindari penyakit  parkinson, ubahlah  gaya  hidup  kita  menjadi Hidup  sehat / gaya  hidup  sehat dengan
berolahraga rutin dan konsumsi makanan kaya antioksidan.  Makan  makanan  yang  fresh ( jangan  siap  saji ).  Jadi menu makanan kita  harus  diubah.   Karena salah satu gejala penyakit Parkinson adalah sembelit atau konstipasi, dan Kondisi ini dapat diatasi dengan banyak minum air dan konsumsi makanan berserat tinggi.
Juga dianjurkan untuk meningkatkan asupan garam pada makanan, bila mengalami tekanan darah rendah, terutama saat bangkit berdiri.  Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa penyakit Parkinson jarang menyerang seseorang yang rutin mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan teh.

RS Premier  Jatinegara 


                     
dr. kencana  widya,  manager  marketing  rs premier  jatinegara

           
Marketing Manager Dr Kencana Widya dalam  sambutannya  mengatakan  bahwa  RS Premier Jatinegara  memiliki  banyak  keunggulan dengan lokasi yang strategis, tempat yang nyaman, stafnya yang ramah dan cekatan juga para dokter handal yang melayani para pasien yang sakit hingga mencapai kesembuhan mereka.

RS  Premier  Jatinegara  sudah terstandarisasi  baik  JCI ( Joint  Commission International),  sehingga  meminimalisir  kegagalan dalam  pengobatan.

                     


RS Premier  Jatinegara  memiliki Klinik  Parkinson  dan  Gangguan  Gerak  dengan  dokter  spesialis  syaraf yaitu dr.  Sukono Djojoatmodjo Sp. S.  Jika  kita  merasakan  gejala-gejala  awal  seperti  tremor  misalnya,  sangat perlu berkonsultasi kepada spesialis untuk lebih mengetahui  penyakit  Parkinson  ini.

Jangan  khawatir,  Parkinson  termasuk  penyakit yang  akan  bisa  tercover BPJS. Jadi  periksa  sejak  dini  yuk!

Informasi  lebih  lengkap  bisa  kunjungi  instagram  @rspremierjatinegara
untuk mendapatkan  pelayanan kesehatan  yang  maksimalkan.

                     
foto  bersama  blogger  vlogger


#RSPremierJatinegara
#parkinson #eventJakarta


Tidak ada komentar: