Sabtu, 07 Maret 2020

Launching Hops.ID - Belajar Dari Corona Si Penyakit Mematikan


                         


Haloo Dears..

Apa khabar? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan yah aamiin. Sehat itu mahal. Pepatah itu tepat disandingkan di jaman ini dimana biaya pengobatan semakin tinggi. Apalagi penyakit yang datang semakin banyak. Banyak istilah-istilah yang kadang orang awam kurang tahu dan mengerti. Jadi mungkin sebagian dari mereka malah takut, panik dan bingung bagaimana mengatasinya.


Belajar Dari Corona, Si Penyakit Mematikan 

Corona? Hmmm ngeri-ngeri yah .
Dunia resah dengan maraknya kasus virus Corona ini. Wajar saja, kurang dari dua bulan, sudah menyebar ke seluruh dunia, termasuk Asia. Di Singapura, orang panik mengumpulkan bahan makanan setelah ada warganya yang terjangkit.

Bagaimana Indonesia? Amankah?

Jadi ternyata bahaya Corona  tak hanya virusnya saja, tetapi juga hoax yang beredar secepat kilat.  Berita  bohong tentang Corona menyebar kemana-mana.  Semua panik!! Maka dari itu kita perlu edukasi dan memberikan informasi yang *valid*  untuk mencegah hoax terus berkembang.

                       


Pada Sabtu  29 Februari 2020 lalu.  Hops.ID bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Emergenci Indonesia menyelenggarakan obrolan santai seputar fakta-fakta virus Corona dan bagaimana penanganan nya.  Acara ini didukung oleh Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk dan Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia.
dengan tema "Belajar Dari Corona, Si Penyakit Mematikan"

Dengan spesial guest :
1. Dr. Moh Audio Khumaidi, SpOT ( dokter spesialis ortopedi dan Traumatologi )
2. Dr. Mahesa Paranadipa, MH
3. Antonius Aninditya Abirama Anggoro

Acara ini diadakan agar  masyarakat bisa lebih tahu dan lebih banyak informasi yang benar tentang Corona.

Hops Event ini sekaligus merupakan launching dari Hops.ID itu sendiri.
Hops.ID merupakan perusahaan media multi platform yang bergerak dibawah naungan Hops Media Group.

Hops.ID menyajikan berita-berita ringan yang sedang viral dan trending.  Tapi walaupun begitu, tidak hanya mengikuti arah media sosial.  Hops menyaring dan menyajikan konten-konten  kreatif  sebagai sebuah harapan dari terwujudnya demokrasi informasi Indonesia.

Lauching Hops.ID diawali dengan pemotongan tumpeng oleh bapak Hadi Suprapto dengan didamping oleh kedua orang tua. 

                       


Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang media promosi, Hops Media Group memberikan peran serta dalam menentukan perencanaan, materi design hingga masuk ke tahap kampanye.

Semoga terus berkembang dan untuk Hops.ID. terus memberikan berita-berita yang bermanfaat untuk masyarakat Indonesia pada umumnya.

Lanjut ke pembahasan tentang Corona.
Apa itu Coronavirus?  Coronavirus merupakan virus Zoonotik yaitu penularan dari hewan ke manusia.  Coronavirus merupakan virus RNA, bersirkulasi pada hewan, seperti unta, kucing, dan kelelawar.   Hewan dengan coronavirus dapat mengembangkan dan menginfeksi manusia. Kode genetik 2019-nCoV mirip virus Corona SARS-Ilike Kelelawar, dan mungkin bermutasi sebelum menginfeksi manusia

                       


Covid- 19 : Update Perkembangan dan Antisipasi Kewaspadaan 

Dr. Moh Audio Khumaidi, SpOT ( dokter spesialis ortopedi dan Traumatologi ) menjelaskan yaitu, Coronavirus Disease 2019 ( COVID-19 ) , penularannya melalui :
Transmisi dari manusia ke manusia

 • Via droplet saluran napas seperti batuk dan bersin.
 • Kontak dekat personal ( menyentuh atau janat tangan ).
 • Menyentuh benda atau permukaan yang terdapat virus disana dan ketika menyentuh hidung , mulut atau mata sebelum mencuci tangan.
 • Kontaminasi feses.

Untuk mencegah terjangkit penyebaran virus Corona ini, dihimbau masyarakat untuk menggunakan masker.  Jenis masker yang digunakan seperti:
1. Masker N95
Dapat menfilter 95% 0,3um partiker dan tahan virus. 
2. Masker bedah:
Ada 3 lapis, paling tahan air untuk mencegah percikan / tetesan masuk ke masker;  Lapis tengah untuk penyaringan yang dapat menahan 90% partiker 5 um.  Lapisan dalam yang digunakan untuk menyerap yang lembab / basah.
3. Masker Kapas/ Cotton
Efisiensi anti virus rendah, tebal, dan pengap.

UPAYA YANG DILAKUKAN INDONESIA

1. Penyampaian Surat Edaran Dirjen P2P kepada Dinas Kesehatan Provinsi / Kab / Kota, KKP, B / BTKL-PP, dan seluruh rumah sakit rujukan nasional dan regional. 

2. Menyiagakan kembali RS Rujukan yang pernah dikunjungi dalam flu burung melalui Surat Edaran Dirjen Yankes nomor YR.01.02 // 0027/2020  tentang Kesiapsiagaan Rumah Sakit dalam Penanganan Penyakit Infeksi Emerging. 

3. Telah tersedia Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang berisi surveilans dan respons, manajemen klinis, pemeriksaan laboratorium, dan komunikasi risiko.

4. Siaran pers penyampaian, temu media dan pembicaraan di berbagai media  masyarakat.

5. Pembuatan materi edukasi bagi masyarakat untuk disebarluaskan melalui berbagai media


KESIAPSIAGA TERUS DILANJUTKAN

1. Cegah tangkal di pintu masuk dengan melakukan SKRINING terhadap orang dari daerah yang terjangkit
2. Meningkatkan SURVEILANS ILI DAN PNEUMONIA di FASYANKES dan MASYARAKAT
3. Segera MELAPORKAN jika ditemukan klaster pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya.
4. Meningkatkan kesiapan RS rujukan untuk merawat jika ditemukan kasus.
5. meningkatkan KESIAPAN PEMERINTAH DAERAH
6. Terus MEMPROMOSIKAN GERMAS dan upaya PENCEGAHAN

Pesan untuk masyarakat :
• HINDARI tempat yang ramai atau berdesakan JIKA TERPAKSA gunakan Alat Pelindung Diri seperti masker.
• PERHATIKAN ETIKA BATUK.
• CUCI TANGAN setelah kontak dengan benda di lingkungan sekitar dan JANGAN menyentuh hidung, mata sebelum mencuci tangan.

Menyikapi HOAX Dalam Dunia Kesehatan dan Implikasi Hukumnya oleh dr. Mahesa Paranadipa M, M.H Ketua Umum DPP Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesla (MHKI) Indonesia Health Law Society

Bahwa Kesehatan adalah ladang yang cukup subur untuk memanipulasi kebohongan karena pengetahuannya yang rendah brang-orang terhadap kesehatan itu sendiri Kebohongan kesehatan bisa jadi merupakan tipuan yang menyebabkan paling berbahaya.  Jika tipuan politik memecah belah bangsa, maka kabar bohong seputar kesehatan bisa mengancam nyawa.

Ada Sanksi Hukum bagi Penebar HOAX Kesehatan, jadi bijak lah kita dalam menyikapi suatu berita.  Jangan hanya main baca saja tanpa mengerti dan tahu apakah itu benar atau salah.

Beberapa Tips Melawan Hoax Kesehatan :⁣⁣
⁣⁣- Hati- hati dengan judul yang provokatif⁣⁣
-  Selalu cermati alamat situs⁣⁣ nya
- Periksa fakta⁣⁣ kebenaran nya
- Coba cek keaslian foto⁣⁣nya
- Bisa juga dengan ikut di grup anti hoax

                       
sumber: Kemenkes RI


Hops.ID meski viral dan trending, namun tidak hanya mengikuti arah media sosial, tetapi selalu mencari sudut pandang dari ahli untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak benar atau HOAX.

Kalau Antonius Aninditya Abirama Anggoro atau yang lebih dikenal dengan panggilan Abirama, bahwa menyikapi Corona , ketika ada hoax, mesti cek validasi kebenaran nya dengan  bertanya ke beberapa sumber yang terpercaya.  Lihat juga tata bahasa dan cara penyampaian di web yang dijadikan sumber, kalau ternyata lebay, berarti ya fix hoax , ujarnya.  Lalu saat diluar ruangan memakai masker dan antiseptik. 

Masyakarat untuk terus menerapkan pola hidup bersih sehat sebagai bentuk kewaspadaan terhadap menularnya penyakit yang disebabkan oleh virus Corona.   Membiasakan diri makan makanan sehat seperti buah dan sayuran, minum air putih, mencuci tangan sebelum makan, olah raga dan istirahat cukup saat ini penting dilakukan agar daya tahan tubuh kita kuat untuk menangkal ancaman virus dan penyakit. Selain itu, gunakan masker apabila memang sakit agar tidak menularkan ke orang lain.

Namun dengan banyaknya pemberitaan sekarang ini, bahwa terjadinya kelangkaan masker dan hand sanitizer, tidak perlu panik karena sudah banyak dijelaskan kalau orang sehat tidak perlu menggunakan masker, dan akan lebih bersih saat cuci tangan dengan menggunakan air sabun.  Semoga kita semuanya terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh virus Corona ini.

                     
pict.by mba Indria


Terimakasih

19 komentar:

hendro mengatakan...

Wah makasih banged infonya...jadi ngerti deh sekarang

Nia mengatakan...

Bener banget nih,sehat itu tidak perlu panik menggunakan masker, justru yang sakit yang seharusnya menggunakan masker ya.

Indri astuti mengatakan...

Info kaya gini kudu terus disuarakan agar banyak yang teredukasi, semoga sehat2 semuanya

Haryati mengatakan...

Bagus banget infonya..yng sehat ga perlu pakai masker.masker itu buat yng sakit aja..semoga kita selalu di berikan kesehatan..Aamiin

Ega Tiara mengatakan...

Bahwa Kesehatan adalah ladang yang cukup subur untuk memanipulasi kebohongan karena pengetahuannya yang rendah brang-orang terhadap kesehatan itu sendiri Kebohongan kesehatan bisa jadi merupakan tipuan yang menyebabkan paling berbahaya.  Jika tipuan politik memecah belah bangsa, maka kabar bohong seputar kesehatan bisa mengancam nyawa.


Paragraf ini keren banget mbak. Aku suka banget. Btw event seperti itu harusnya diadakan di setiap kota. Mengedukasi banget lho..

Area Cewe mengatakan...

sosialisasi seperti ini harus disebarluaskan nih
Banyak yang panik karena corona, dan banyak juga yang kemakan hoax
sedih

sari widiarti mengatakan...

Info2 tentang Corona atau larangan tidak hanya digaungkan lewat medsos saja. Kasihan juga masyarakat yang belum mendapatkan akses internet seperti ibuk2 tukang sayur di sini, ternyata belum paham tentang corona. Mungkin salah satu cara bisa banyak pasang spanduk di setiap desa

siti nurjanah mengatakan...

Maraknya kasus virus corona memang sangat meresahkan seluruh dunia, dan hal ini kadang dibarengi dengan berita yang belum valid tapi banyak beredar. Peluncuran platform ini bagus juga untuk menyeimbangkan informasi yang ada

Muhammad Rifqi Saifudin mengatakan...

Saring sebelum sharing adalah hal yang perlu banget dipahami netizen masa kini, apalagi biasanya berita menyebar cepat dan kebanyakan yang nyebar malah yang menyesatkan. Platform kayak Hops.ID ini perlu diperbanyak di tanah air biar netizen bisa mendapatkan informasi valid dan tidak salah mengambil sikap

demia mengatakan...

waa terima kasih infonya yaaa, lagi banyak berita berseliweran yang sebenernya masih diragukan kebenaranya, emang bener bener hars caribtau dl yaaa

Yuniari Nukti mengatakan...

Wah ada media baru lagi ya. Semoga Hops konsisten ya dengan konten ringan dan uniknya. Yang paling penting isinya benar-benar bermanfaat nggak hanya sekedar mengejar visitor belaka hehe

Aku rindu dengan konten yang sehat dan gurih!

Annafi mengatakan...

Keadaan yang bikin panik ditambah berita yg ga valid bikin bingung mau percaya atau ga, semoga keadaannya semakin membaik dalam waktu dekat, aamiin

Uwien Budi mengatakan...

Turut senang dengan peluncuran Hops id ini. Aku biasain kalau menerima informasi selalu cross ceck.lebih banyak mencari tahu. Moga hops sukses ya kedepannya

www.grandysofia.com mengatakan...

dalam satu minggu terakhir ini cukup membuat panas dingin dan juga jaga mental kian merebaknya info terkait update berita korona ini. semoga badai ini segera berlalu, dan kita bisa sehat selalu bersama keluarga ya mba

Nurhilmiyah - author of www.fadlimia.com mengatakan...

Tiap hari adaa aja info² baru yang bersliweran yahh hadehh bikin pusing deh,, untung ada HOPS id ini yahh jd semacam rujukan baca berita yg dipercaya

Uniek Kaswarganti mengatakan...

Iya nij, hoax gila-gilaan menggelontor media sosial dan bikin orang makin panik. Dalam kondisi seperti ini kita memang harus lebih waspada dalam memilah informasi yang ada.

Lia_Lathifa mengatakan...

Masker kapas? Apakah bisa juga menggunakan masker berbahan katun ya? Memang harus banyak belajar dan baca di HOPS nih, jadi gak gampang panik dan termakan hoax

Dede Ariyanto mengatakan...

Makasih kak untuk infonya. Bemanfaat banget, apalagi sekarang ini corona udah mulai meresahkan nggak banyak negara tapi juga Indonesia. 😭

Hida mengatakan...

Hoax jadi lebih berbahaya ya malah bisa mematikan juga. Semoga wabah corona segera berakhir.