Kamis, 19 Maret 2020

Peringatan Hari Ginjal Sedunia : Ginjal sehat untuk semua


                       



Dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia pada Kamis , 12 Maret 2020 Kemenkes RI melalui  Dirjen p2ptm kemenkes RI menggelar temu media dan temu blogger bersama Direktur P2PTM dan PERNEFRI ( Perhimpunan Nefrelogi Indonesia ).

Talkshow atau temu media dan temu Blogger mengambil  tema : " Kidney Health For Everyone Everywhere " bersama dr. Priggodigdo Nugroho, Sp.D-KGH dan dr. Cut Putri Ariane, MH.Kes

                       


Tahun 2020  ini, tema nasional peringatan Hari Ginjal Sedunia adalah ginjal sehat untuk semua yang bertujuan untuk penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat sebagai tindakan pencegahan serta deteksi dini.

Adapun tujuan peringatan hari ginjal adalah agar kita aware akan pentingnya kesehatan ginjal bagi kita, agar kita tahu dan harus menjaga kesehatan ginjal.
Tahukah kalian ? Bahwa  penyakit ginjal ini merupakan penyebab ke 11 kematian di dunia. 

Bagaimana Mencegah Ginjal?

Oleh : dr. Priggodigdo Nugroho ( PERNEFRI – Perhimpunan Nefrologi Indonesia Divisi Ginjal Hipertensi, Departemen llmu Penyakit Dalam FKUI – RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo )

dr. Pringgodigdo menjelaskan, alasan adanya Hari Ginjal Sedunia adalah untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat di seluruh dunia untuk mencegah penyakit ginjal dan mulai merawat kesehatan ginjal.

Tujuan WKD ( World Kidney Day ) yaitu :
1. Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya fungsi ginjal bagi tubuh
2. Mengetahui faktor risiko penyakit ginjal, termasuk DM dan hipertensi
3. Memotivasi pencegahan dan penapisan penyakit ginjal 
4. Memberi edukasi kepada petugas medis tentang perannya menurunkan dan mendeteksi penyakit ginjal.
5. Meningkatkan transplantasi sebagai salah satu modalitas terapi pemulihan ginjal terbaik

" Kidney Health For Everyone Everywhere "
Berfokus pada tindakan pencegahan dan tatalaksana dini penyakit yang dapat memperbaiki progresivitasnya . Memodifikasi gaya hidup agar lebih sehat.  Penapisan PGK  ( Penyakit Ginjal Krinik ) melalui pemeriksaan darah dan urine di fasilitas kesehatan primer, sehingga untuk setiap individu berpotensi  mendapatkan pelayanan kesehatan .  Disini Pemerintah diharapkan agar menyediakan akses ke fasilitas kesehatan dan perlindungan finansial terkait perawatan pasien dengan penyakit ginjal.

Penyakit Ginjal Kronik (PKG) ditandai dengan kerusakan ginjal atau gangguan fungsi ginjal yang berjalan lebih dari 3 bulan, hal ini berdasarkan data global tahun 2019, menunjukkan 1 dari 3 orang di populasi umum memiliki risiko untuk mengalami PGK.

Tingginya angka PGK di Indonesia bisa dilihat dari perawatan penyakit ginjal merupakan rangking keempat pembiayaan terbesar dari BPJS Kesehatan setelah penyakit jantung, kanker dan stroke.

Beberapa hal yang merupakan fakta tentang penyakit ginjal :
1. Bahwa penyakit ginjal dialami sebanyak 850 juta orang di dunia.
- Penyakit Ginjal kronik  ( PGK ) merupakan penyebab kematian nomor 6 di dunia dengan jumlah kematian per tahun mencapai 2,4 juta
- Gagal ginjal akut (GGA) dialami oleh 13 juta penduduk dunia  , serta jumlah kematian per tahun mencapai 1,3 juta
2. Diagnosis dini, tindakan pencegahan dan pencegahan terhadap penyakit ginjal perlu dilaksanakan

Apa Fungsi Ginjal untuk Tubuh?  

• Memfiltrasi darah dan membuang zat-zat terlindungi dari dalam tubuh
• Menjaga keseimbangan cairan tubuh Menjaga keseimbangan elektrolit tubuh
• Menjaga keseimbangan asam basa tubuh
• Terlibat dalam dan memproduksi hormon yang membantu dalam
• Membuat sel darah merah Memperbaiki darah
• Metabolisme mineral.
Kalau ginjal dalam tiga bulan tidak berfungsi maka akan beresiko gagal ginjal sehingga racun akan menumpuk dalam tubuh .

Gagal  Ginjal adalah bagian penyakit tidak menular. Menurut data Institute for Health Metric and Evaluation (IHME), penyakit ginjal menempati urutan ke 12 penyebab kematian tertinggi.

Saat ginjal mengalami masalah, yg diakibatkan oleh sejumlah faktor,maka fungsi ginjal tidak berjalan dg optimal dan berakibat munculnya sejumlah gejala pada tubuh, di antaranya:
1. Berat badan naik tiba-tiba
2. Tidak enak badan
3. Tangan dan kaki membengkak

Bagaimana Mencegah PGK ?

Ada 8 Golden Rules yang perlu kita ketahui dan kita perhatikan agar kita terhindar dari PGK, yaitu : 

1. Tidak merokok,
Bahwa merokok meningkatkan resiko kanker ginjal sebesar 50%. Merokok mengakibatkan aliran darah ke ginjal menurun, dan ini menjadikan penurunan fungsi ginjal

2. Jaga kebugaran dan tetap aktif.
Dengan menjaga kebugaran, akan menurunkan resiko hipertensi yang pada akhirnya bisa menurunkan resiko PGK.

3. Periksa tekanan darah ( TD ) secara rutin.
TD  normal yaitu 120/80 mmHG

4. Hidrasi cukup ( banyak minum air putih )
Konsumsi minum cukup 1,5 - 2 liter per hari.  Jumlah konsumsi cairan disesuaikan lagi dengan usia, jenis kelamin, aktivitas sehari-hari, cuaca , kondisi kesehatan atau ibu menyusui.

5. Rutin periksa glukosa darah
Terutama bagi pasien yang menderita diabetes.

6. Makan makanan yang bergizi dan jaga berat badan.
Kurangi konsumsi garam dan juga makanan yang diproses dipabrik karena mengandung banyak garam.

7. Hindari konsumsi obat tanpa berkonsultasi dengan dokter .
Terdapat beberapa obat yang bersifat nefrotoksik, misalnya obat antiinflamasi nonsteroid ( OAINS ).

8. Periksa fungsi ginjal jika terdapat faktor resiko ( Tebal Function Test ).
Faktor resiko ini seperti obesitas, diabetes militus , hipertensi, ataupun riwayat keluarga dengan penyakit ginjal.

Data Riskesdas tahun 2018   bahwa prevalensi gagal ginjal kronis berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk usia diatas 15 tahun di Indonesia sekitar 739.208 jiwa, tertinggi di Provinsi Kalimantan Utara dan terendah di Provinsi Sulawesi Barat.

Karena tidak menunjukkan gejala yang khas, penyakit gagal ginjal kronis sering terlambat diketahui. Lalu sering mengkonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter juga bisa mempengaruhi kesehatan Ginjal ya.
Untuk itu jangan sembarang mengkonsumsi obat-obatan ya.

                         


Pencegahan Penyakit Ginjal , Apa Yang Perlu Diketahui ? Oleh : dr. Cut Putri Ariane, MH.Kes

Di era sekarang ini, orang mudah sekali memilih makanan. Melalui berbagai platform digital banyak sekali makanan yg dijual, apapun jenisnya, dan itu tidak bisa disaring lagi. Sehingga tidak bisa diketahui apakah bersih, sehat dan punya kandungan gizi yang baik.

Ginjal merupakan Penyakit Tidak Menular (PTM). Menurut WHO 70% PTM dapat dicegah. Sebanyak 7 dari 10 orang dapat dicegah. Jadi perlu pencegahan sejak dini melalui perubahan lifestyle, deteksi dini.

                        
Faktor resiko PTM:
Pola makan tidak sehat
Obesitas
Tekanan darah tinggi
Kurang aktivitas fisik
Merokok
Gula darah tinggi

Gagal Ginjal termasuk dalam Penyakit Tidak Menular yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Pola hidup sehat untuk mencegah penyakit ginjal yakni dengan aktivitas fisik teratur, makan makanan sehat, kontrol tekanan & gula darah, monitor berat badan, cegah obesitas, minum air putih 2 liter/hari, dan tidak merokok.

Apa saja sih faktor risiko penyakit ginjal?

Faktor risiko penyakit ginjal yakni pola makan tidak sehat, obesitas, kurang aktivitas, merokok, tekanan darah tinggi, dan gula darah tinggi.  Karenanya menerapkan pola hidup sehat sangatlah penting.

Yang perlu diperhatikan adalah GGL (Gula, Garam, Lemak). Jangan berlebihan, batasi konsumsi ketiganya, untuk gula maksimal 4 sendok/hari, garam 1 sendok teh/hari & lemak 5 sendok makan/hari.

Selain itu, lakukan deteksi dini dengan cek kesehatan secara berkala. Deteksi dini untuk mengenali penyakit ginjal bisa dilakukan secara mandiri seperti cek lingkar perut, cek tekanan darah, kalau tidak bisa lakukan pengecekan di fasyankes terdekat.

Apa upaya Kemenkes RI untuk pencegahan & pengendalian penyakit ginjal?

Meningkatkan promosi kesehatan melalui KIE, meningkatkan pencegahan & pengendalian berbasis masyarakat melalui “self awareness”, penguatan layanan kesehatan.

                       


Upaya promotif preventif melalui perilaku CERDIK sebagai berikut :
1. Cek kesehatan secara berkala
2. Enyahkan asap rokok
3. Rajin aktivitas fisik
4. Diet sehat dengan kalori seimbang
5. Istirahat cukup
6. Kelola stress.

“Ubahlah perilaku dari hal-hal kecil, mulai dengan pola hidup sehat, harus kita disiplinkan untuk diri sendiri,” - Direktur P2PTM, Cut Putri Ariane.

Prevalensi PGK meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut dan kejadian penyakit diabetes melitus serta hipertensi.

Terkait dengan jamu atau obat herbal, memang baik untuk daya tahan tubuh. Namun tidak dianjurkan bagi penderita penyakit ginjal.

Pola hidup sehat u/mencegah penyakit ginjal dpt dilakukan dengan :
Aktivitas fisik teratur, makan makanan sehat, kontrol tekanan darah&gula darah, monitor berat badan&mempertahankan berat badan normal, minum air putih 2liter perhari, dan lainnya.

Di Kemenkes RI Direktorat kesehatan tradisional, mengakomodir tentang herbal dan jamu.  Ini untuk menjaga kebugaran dan stamina. Imunitas jadi kuat. Jamu tidak disarankankan untuk yang sudah kena penyakit ginjal.

                            
Jaga terus ginjal kita ya,  kalau penyakit ginjal sudah kronis, salah satu terapinya adalah hemodialisis, yaitu cuci darah.
Yuk kita sayangi ginjal kita . Jangan malas apalagi sampai lupa minum air putih. Mari saling mengingatkan orang terkasih kita, agar ingat minum air putih minimal 8-10 gelas per hari.

Mengapa harus dilakukan? Karena penderita penyakit ginjal meningkat dari waktu ke waktu di dunia, mengakibatkan angka kematian meningkat, biaya yang dikeluarkan juga besar. Oleh karena itu, tema yang diangkat tahun ini lebih kepada pencegahan dan deteksi dini.  Kita tentunya tidak ingin bukan salah satu anggota keluarga kita sampai mengalami penyakit ginjal ini? Maka dari itu mulailah dari sekarang untuk berperilaku CERDIK.

                       



16 komentar:

hendro mengatakan...

Makasih infonya...harus dibiasakan minum air putih minimal 2 liter perhari nih selain berolah raga , untuk menjaga ginjal kita...

Yuniari Nukti mengatakan...

Puji syukur, saya rajin minum air putih Mbak. Malaj jarang minum yang aneh-aneh, palingan sebatas es teh. Itupun seminggu belum tentu sekali.

Sejak ada yang bilang kurang minum menyebabkan ginjal, saya jadi rajin minum air putih

Ah, info yang bermanfaat Mbak. Terima kasih telah berbagi

sari widiarti mengatakan...

Katanya sih kalau minum-minuman kemasan yang manis secara berlebihan atau terlalu sering, selain bikin diabetes, juga merusak ginjal, bener gak sih? Kalau pemeriksaan darah dan urine, bisa ditanggung BPJS?

Lidya Fitrian mengatakan...

Pola hidup sehat memang bisa menjaga berbagai penyakit ya, termasuk ginjal. Ternyata ada hari ginjal sedunia ya aku baru tahu. Cara mencegah sakit ginjal mudah padahal ya dengan menjalani hidup sehar dan rajin minum air putih.

Rita Asmaraningsih mengatakan...

Penting banget memperhatikan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit ginjal.. Ini keluarga kami sdg berduka lantaran blm genap sebulan adik ipar meninggal karena penyakit ginjal

www.grandysofia.com mengatakan...

aku pernah sih ngerasa anyang-anyangan gitu dan berefek langsung sadar kalo kurang rutin minum, sejak itu jadi alarm setiap jam untuk ga lupa minum air putih kan ngaruh banget sama ginjal kita ya

Elliza Efina - www.rajnikala.com mengatakan...

Penting banget nih menjaga kesehatan ginjal. Sepupuku pernah cuci darah dan alhamdulillah sembuh. Trus dia sering banget ngingetin kami buat rajin-rajin minum air putih.

Mei mengatakan...

masyaallah banget ka penjelasannya, sangat bermanfaat. cara pencegahan ini nomor 3, 5, sama 8 yang belum bisa rutin dilakukan, itu kategori rutinnya berapa lama sekali ya ka biasnaya, tiap bulankah? 3 bulan atau 6 bulankah atau bagaimana?
semoga kita diberikan kesehatan ya ka

Nurhilmiyah mengatakan...

MUlai sekarang jaga makan ah,, balik ke resolusi 2020 kemaren saya dan keluarga pinginnya makan clean food ajah. Demi menjaga ginjal kan ya Mbak... tfs

Ririn Wandes mengatakan...

Pola hidup bersih nih penting banget yah biar tetap terawat ginjalnya. Dulu sering dibilang sering minum air putih juga gitu.

Agnesiarezita mengatakan...

Aku jdi ingat adik papaku yg meninggal krna ginjal. Apalagi harus cuci darah rutin, sedih banget kalau ingat itu :(

Uniek Kaswarganti mengatakan...

Iya ya, sakit ginjal ini gejala awalnya memang tidak terdeteksi. Tidak kelihatan gejala-gejala yang serius gitu. Tau-tau udah kronis saja dan kelihatan pembengkakan di badan. Harus mulai dengan menjaga pola hidup ya untuk mencegahnya.

mude mengatakan...

Harus bisa kontrol kebiasaan sehari2 ya mbak, dr hal kecil inilah penyakit-penyakit ermasuk penyakit ginjal bisa muncul.
Minum air putih juga kadang suka lupa, padahal ini penting bgt buat kesehatan tubuh.
Thanks infonya ya mbak.

Bowo Susilo mengatakan...

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Karena memang kalau sudah sakit ginjal dan sakit apapun itu, gak enak banget. Harus terapin pola hidup sehat

ALex Chandra mengatakan...

Dnegan mengongrol pola hidup sehat bisa menjaga ginjal kita. Air putih salah satunya harus selalu dijaga minumanya

Risalah Husna mengatakan...

Ginjal ini salah satu bagian tubuh yang yang paling penting. Klo dia bermasalah, yang lain ikut bermasalah juga. Pola hidup yang sehat, salah satu yang bisa mencegah penyakit ginjal ini ya. Semoga kita kita senantiasa sehat-sehatt